Fokus Kab Tasik Sosial

Triple Untung Plus Diberlakukan Kembali Oleh Bapenda Jabar Bagi Pajak Kendaraan Bermotor

Reporter : Ade Joe

KAB.TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Dengan diberlakukannya peraturan Gubernur Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 33 Tahun 2013 tentang petunjuk Pelaksanaan Perda Jabar No 13 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah Untuk jenis Pungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) seluruh wajib pajak didorong untuk segera melakukan bea balik nama kendaraan bermotor penyerahan kedua dan seterusnya, untuk setiap kendaraan yang dikuasai masih atas nama orang lain.

Sesuai dengan amanat peraturan Gubernur No mor 2 tahun 2020,hal tersebut disampaikan oleh Cucu Saripudin bidang KTMDU yang di dampingi Hendra Permana, Chandra Maulana dan Fajar Firmansyah, di kegiatan Bimtek Samsat Cluster 3 bertempat di kantor UPK Kec Manonjaya, Kamis (30/07/20).

Sebelumnya para petugas penelusur jeda sementara karena terdampak Pandemi Covid 19. Para petugas penelusur pajak diwilayah Tasik timur pada bulan ini di aktifkan kembali untuk menelusuri penunggak pajak diwilayah 4 Kecamatan Karangjaya, Cineam, Manonjaya dan Kec Gunungtanjung, Kami berharap, lanjut Cucu para wajib pajak dapat memanfaatkan momentum tersebut sebaik mungkin kami menunggu kahadiran anda,”harap Cucu selaku petugas Samsat.

Lanjutnya,untuk lebih efektif dan efesien di program Triple untung tahun ini, pihak kami Bapenda Kab Tasikmalaya telah menugaskan petugas penelusur objek dan subjek pajak kendaraan bermotor disetiap Kecamatan dengan tugas nya mengklarifikasi kendaraan bermotor yang menunggak PKB diwilayah pusat pengelolaan pendapatan daerah wilayah kabupaten Tasikmalaya yang melalui Aplikasi terluar objek dan subjek pajak kendaraan bermotor dengan sebutan lain Atos Pamor, karena Bapenda Jabar berinovasi, berbudaya, dari program triple untung Plus periode pembagian dari 1 Agustus 2020-23 Desember 2020, dengan klasifikasi, Pajak kendaraan, tunggakan PKB Tahun ke 5, BBNKB 1,bebas denda pajak kendaraan BBNKB II, dan tarif progresif,”Pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan berkas dari Bapenda/Samsat,yang diterima oleh perwakilan petugas penelusur pajak.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter