Fokus Kab Ciamis Sosial

Ketua PPDI Ciamis : Terkait Kasus Sekdes Baregbeg PPDI Tidak Akan Tinggal Diam

Reporter : Alvine

KAB.CIAMIS, FOKUSPRIANGAN.ID – Menyikapi berita laporan Sekdes Desa Baregbeg korupsi 2 Milyar, PPDI sebagai organisasi profesi perangkat desa tidak tinggal diam.

Dalam rangka pembinaan anggota, PPDI Kabupaten Ciamis melakukan investigasi dan pencarian informasi terkait berita laporan korupsi di Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok.

Setelah terkumpul informasi dari beberapa sumber, dan bertemu Anwar selaku Sekretaris Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok bahwasanya itu adalah Fitnah.

Ketua PPDI Kab.Ciamis, Toto Suryanto S.IP, saat dijumpai oleh awak media menyampaikan terkait pemberitaan yang sudah publish dibeberapa tentang Dugaan korupsi sebesar 2 milyar oleh Sekdes Desa Baregbeg setelah dilakukan investigasi dan bertemu dengan yang bersangkutan ternyata itu adalah fitnah.

“Logikanya seorang Sekdes tidak mungkin melakukan korupsi karena dia bukan pengguna anggaran, pengeluaran uang sedikitpun pasti harus diketahui dan disetujui oleh atasan. Tuduhan tersebut tidak masuk akal dalam kurun waktu 2017-2020 kan LPJ itu selalu diterima oleh BPD, tetapi ketika LPJ akhir masa jabatan malah tidak diterima dikarenakan ada hal lain yang diluar aturan,” Ungkap Toto di sela-sela waktu senggang saat menghadiri Muscab Apdesi di Hotel Tiara Kabupaten Ciamis.

PPDI menegaskan bahwasanya tidak akan tinggal diam, bahkan akan menggandeng para Advokat untuk membantu Anwar Sekdes Desa Baregbeg dalam kasus ini.

“Adapun tuduhan pemalsuan tanda tangan, Sekdes justru tidak merasa dan mengakui membuat berita acara yang di maksud. PPDI Kabupaten Ciamis berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan mediasi agar duduk permasalahan nya jelas dan tidak ada yang dirugikan, tetapi kami akan mendorong anwar untuk melaporkan kembali kepada pihak yang berwajib terkait pencemaran nama baik dan kami sangat memberi support untuk anwar, agar senantiasa tegar, tetap hadir di desa karena ini belum apa-apa hanya merupakan asumsi fitnah belaka, kami dari PPDI senantiasa akan membela anwar karena ini merupakan laporan sepihak dan tidak masuk akal juga dengan bukti yang minim, ” Ungkap Toto.

Kita harus melihat ini secara utuh, semua masyarakat berhak melaporkan apapun ke pihak berwajib tetapi kita juga harus melihat disisi yang lain ada desa ada keluarga yang tertuduh, jangan melaporkan begitu saja tanpa bukti yang cukup,” Ungkap Mas Ahim Sekretaris Umum PPDI Kabupaten Ciamis.

Dari pengakuan Sekretaris Desa Baregbeg Anwar kepada PPDI, Anak kandung nya yang berusia sekitar 15 tahun sampai mengalami sakit akibat menanggung rasa malu berlebihan, walaupun baru sebatas dugaan.

“Kami menyatakan bahwa berita korupsi hingga 2 M yang dilakukan oleh Sekdes Baregbeg adalah pembunuhan karakter,”Tegas Mas Ahim.

Apalagi jika melihat bahwa Sekdes bukan Kuasa Pengguna Anggaran.
Efek dari berita yang viral,
Sekdes dan keluarga nya menjadi tertekan dan stres,”lanjut Mas Ahim.

Sedangkan Mas Ahim selaku Sekum PPDI menyayangkan tuduhan ini,
“Secara umum, kami melihat bahwa pembangunan di Desa Baregbeg justru terbilang sangat bagus, Adapun tuduhan pemalsuan tanda tangan, Sekdes justru tidak merasa dan mengakui membuat berita acara yang di maksud. PPDI Kabupaten Ciamis berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan mediasi agar duduk permasalahan nya jelas dan tidak ada yang dirugikan,” ujar Mas Ahim.

“kami berharap suhu panas Pilkades di desa manapun tidak mengganggu kinerja perangkat desa,” Lanjut Mas Ahim.

“Kuasa pengguna anggaran itu kepala desa, aneh kalo sekdes yang di laporkan korupsi apalagi sampai 2 Milyar, kami lihat sekdes baragbeg juga low profil, tidak nampak berpenampilan berlebihan, kurang logis kalo dianggap korupsi,” tegas Pria yang merupakan Sekretaris Umum PPDI Kabupaten Ciamis.

PPDI secara organisasi merasa punya kewajiban membela anggota nya, “Semoga ini bisa menguatkan mental Anwar dan keluarga nya, dan menjadi pembelajaran kepada semua pihak, untuk tidak mudah menuduh.” pungkas Ketum PPDI.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter