Fokus Kab Tasik Sosial

Tindak Lanjut Audiensi, BPPH Pemuda Pancasila Kecewa Pihak BRI Dinilai Berikan Jawaban Berbelit belit

Reporter : Iwan-Wawan

KAB TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Buntut dari Aksi/Orasi Masa Pemuda Pancasila yang dimotori Badan Penyuluhan Pembinaan Hukum (BPPH) MPC Kab. Tasikmalaya pada hari Kamis (02/7/20) yang lalu, pihak BRI Kantor Cabang Singaparna undang BPPH Pemuda Pancasila guna beraudiensi untuk memberikan jawaban terkait rekonsiliasi data bantuan pemerintah dalam program sembako (BPNT) yang dipertanyakan Pemuda Pancasila, Rabu (08/07/20).

Audiensi yang berlangsung tertutup dan dihadiri perwakilan Dirjen Kemensos, BRI Pusat, juga Dinsos Kab. Tasikmalaya tersebut menuai kekecewaan pihak BPPH Pemuda Pancasila karena dinilai pihak BRI Tak berikan kepastian jawaban bahkan terkesan berbelit belit, hal itu disampaikan Ketua BPPH Pemuda Pancasila Ananto Wibowo, SH usai lakukan Audiensi.

Ananto juga mengungkapkan hasil undangan ini hanya berbelit belit saja, mereka hanya menyampaikan penjelasan teknis saja, padahal yang kita pertanyakan kan dibulan April itu ada selisih, terus bulan juni ada selisih, uangnya kemana mereka tidak bisa menjawab, buat kami penjelasan teknis itu bukan jawaban atau tidak terlalu signifikan atau meyakinkan makanya kita heran ada apa antara BRI dengan Dinas Sosial,”ungkapnya.

Lanjut Ananto dan yang lucunya lagi saat kita pertanyakan apakah betul gelondongan uang yang diserahkan pemerintah ke pihak BRI jawaban pertama tidak ada, dan jawaban kedua betul gelondongan, ini ada apa sebenarnya, untuk itu kita akan konsultasi dulu dengan temen temen apakah kita akan share ke pihak kepolisian atau APH untuk melaporkannya,”paparnya.

Jadi intinya jawaban dari pihak BRI itu mencla mencle atau tidak jelas, penjelasan dari Dinas sosial akan memverifikasi dan validasi perusahaan itu tidak ada kepastian dan kejelasan, Pihak BRI akan memverifikasi dan validasi E Warung itu juga tidak ada kepastian dan kejelasan “pungkasnya.

“Ditempat yang sama Kadinsos Kab. Tasikmalaya Roni Ahmad Syahroni menyampaikan pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dan alhamdulillah barusan dibahas berbagai hal kaitan yang dipertanyakan dari rekan rekan pemuda pancasila dan kami telah bersepakat untuk rekon akan dilakukan tiap bulan antara Dinas Sosial dan pihak BRI, nah berangkat dari rekon inilah barangkali kita bisa menganalisa, bisa mengkaji, bisa mengevaluasi hal hal yang tidak singkron, sehingga kesinergian program sembako, (BPNT) ini bisa lebih baik kedepannya,”ungkapnya.

Disinggung terkait penjelasan atas jawaban dari pihak BRI ke pihak pemuda pancasila Kadinsos menjelaskan kita tidak bisa mengatakan sinkron atau tidaknya karena barusan apa yang dipertanyakan pihak pemuda pancasila barusan sudah dijawab oleh pihak kemensos dan BRI pusat, karena ini yang hadir sekarang bukan level kabupaten lagi, karena itu masalah teknis maka itu dijawab oleh pihak kemensos dan BRI pusat mengenai hal hal yang dipertanyakan oleh pemuda pancasila”pungkasnya.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter