Fokus Bogor Sosial

Bansos di Dua Desa di Kecamatan Parung Kabupaten Bogor Diduga Tebang Pilih

Reporter : Arif Rahman

KAB BOGOR.FOKUSPRIANGAN.ID – Pembagian bantuan sosial (bansos) di dua desa di kecamatan Parung untuk dua desa yaitu Desa Warujaya dan Desa Cogreg dinilai/diduga tebang pilih. Pasalnya banyak warga di sekitar wilayah yang tidak jauh dari kantor desa luput dari perhatian pihak desa sehingga tidak mendapatkan bansos.
Berdasarkan informasi yang diperoleh menyebutkan, tidak meratanya bansos diduga lantaran kades dan pengurus ke Rt an lebih mementingkan keluarganya, saudaranya dan pendukungnya.

Sementara pembagian bansos di Desa Cogreg pun sama persis dengan desa Warujaya. Ketika ditanya ke pengurus Rt , ketua rt mengatakan kalau kartu keluarganya bukan KK Cogreg tetapi Kk desa Warujaya. “Padahal saya tinggal sudah cukup lama di desa Cogreg kebetulan KK saya itu desa Warujaya yang masih satu kecamatan, padahal saya memilik surat keterangan domisili,”kata salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya.

Dia mengatakan kalau dia pun termasuk warga yang terdampak corona, sehingga dia mengalami kesulitan mencari nafkah. ” Dari sekian bantuan pemerintah, baik dari pusat, provinsi, kabupaten atau dari dana desa, saya sama sekali tidak mendapatkan bantuan,” katanya kepada Fokuspriangan.id, Selasa (30/6/2020).

Dirinya merasa heran, kenapa setiap ada bantuan dirinya dan warga lainnya tidak mendapatkan bantuan. ” Tetapi ketika ada pemilu caleg atau pilkades atau pilkada, banyak yang bertanya milih ke siapa ??,” tanyanya penuh keheranan. Dia berharap agar pemerintah tidak tebang pilih dalam menyalurkan bantuan.

Kepala Desa Warujaya, Okil ketika dikomfirmasi sedang tidak berada dikantor, begitupun dengan Kepala Desa Cogreg, Mad Yusuf juga sedang tidak berada di kantor.

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter