Fokus Kab Ciamis Sosial

Ormas PP Ciamis Desak Bupati Ciamis Agar Pelaku Pengruksakan Dihukum

Reporter : Gian

KAB CIAMIS.FOKUSPRIANGAN.ID – Suasana saat ini di seluruh dunia masih dalam suasana hangatnya lebaran, namun di Ciamis, ribuan masa dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) MPC Kabupaten Ciamis, memenuhi jalanan didepan Mapolres Ciamis Senin, (25/5/2020).
SIMAK VIDEONYA:

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya turun langsung, guna menengarai permasalahan yang terjadi yang diketahui sebelumnya bahwa salahsatu anggota PP PAC Kecamatam Sadananya yang tengah bersitegang dengan salahsatu anggota Karangtaruna Desa Sadananya, Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis.

Berawal dari kesalah pahaman antara anggota Karang Taruna Desa Sadananya dengan PP yang berakibat ketegangan sempat terjadi di kedua belah pihak didepan Kantor Desa Sadananya Senin (25/5/2020) sekira jam 17.30.

Berdasarkan hasil pantauan dan wawancara fokuspriangan.id, anggota PP PAC Sadananya Abuy mengatakan, buntut kesalah pahaman yang terjadi bermula dari pada saat malam takbir.

“Jadi pada saat itu ada yang sedang mencari pencuri hape, mereka menghakimi didepan sekre kami, hingga roda bakso didepan sekre terguling, saya cuman coba beri arahan kalau mau menghakimi jangam disekre kami,” terang Abuy.

Setelah Abuy memberikan arahan, abuy malah mendapatkan cacian dan tantangan terhadap dirinya dan organisasi.

Tak terima akan hal tersebut, Abuy bersama anggota lainnya mencoba mengklarifikasi. Namun naas yang terjadi malah perkelahian, yang mengakibatkan luka memar serta pengrusakan terhadap motor-motor dari anggota PP, hingga aparat kepolisian diturunkan kelokasi, serta menimbulkan kerumunan ratusan masyarakat Desa Sadananya yang diharuskan berjaga, karena dikhawatirkan apabila PP menyerang ke Desa Sadananya.

“Suasana masih lebaran, ini sebenarnya memperebutkan apa atuh?, PP kan orang sadananya juga, koq berkelahi dengan saudara sendiri kayak anak kecil saja,” ujar salahsatu warga IK saat ditanya ditempat kejadian.

Pasca terjadinya pertikaian, Anggota PP yang berselisih dengan yang mengaku anggota Karangtaruna tersebut dilakukanlah mediasi antara kedua belah pihak di Mapolres Ciamis, hadir Bupati Ciamis, Kapolres Ciamis, Dandim 0613, Ketua DPRD Ciamis beserta para pimpinan organisasi diantaranya, Karangtaruna, PP.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dihadapan masa PP menyampaikan bahwa hasil dari mediasi tersebut bahwa Asep alias kecot anggota karangtaruna sadananya sudah meminta maaf kepada perwakilan PP.

“Saya mewakili rekan-rekan karangtaruna menghaturkan permintaan maaf, jadi dimohon untuk bisa menenangkan diri danembubarkan diri,” kata herdiat.

Namun para masa yang yang berada didepan pagar Mapolres Ciamis tidak terima apabila hanya sekedar permintaan maaf saja.

“Proses hukum kecot, tidak selesai dengan kata maaf saja pak Bupati,” teriak para masa dari PP.

Masa mendesak kepada orang nomor satu di Ciamis ini agar segera memproses hukum kecot yang dituding telah melukai teman-teman mereka. Hingga Selasa (26/5/2020) dini hari, masa tidak akan menarik mundur pasukan sebelum Bupati mendengar orasi mereka yang menuntut proses hukum, meskipun didalam ruangan Mapolres telah ada wacana islah.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter