FOKUS SERANG Hukum dan Kriminal Sosial

Mabes Porli Ungkap Bandar Narkoba Jaringan Internasional Di Serang – Banten

Reporter: Aan.SGT

SERANG, FOKUSPRIANGAN.ID — Bareskrim Mabes Polri berhasil menangkap bandar narkoba jaringan internasional di Kota Serang. Sebanyak 821 kg narkoba jenis sabu diamankan di sebuah Ruko di Jl. Takari, Kec. Tatakan, Kota Serang, Banten. Sabtu (23/05/2020).

Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pengungkapan penyelundupan barang haram ini dilakukan pada Jumat (22/5/2020) malam. Narkoba ini dikirim dari timur tengah.

“Di pengujung bulan puasa ini kita dari Satgas khusus Bareskrim Mabes Polri melakukan pengungkapan jaringan narkoba internasional, yaitu dari Timur Tengah, yang dimana tadi malam anggota Satgas Khusus berhasil menangkap tersangka sekitar setengah 7 malam di Kota Serang. adapun pelaku yang saat ini sudah kita amankan inisial saudara BA dari Pakistan dan saudara AS dari Yaman,” ucapnya.

Listyo menjelaskan, pengungkapan ini diawali oleh penyelidikan yang cukup cermat kurang lebih hampir 4 bulan, dimana di mulai dari bulan Desember Anggota satgas berhasil mengamankan kapal, dimana anggota satgas memeriksa ABK dan mereka positif, namun pada saat itu narkoba yang dicari tidak ditemukan.

“Kemudian kita lanjutkan pada bulan Januari 2020, akhirnya kita berhasil mengungkap 288 kg sabu dengan mengamankan tiga tersangka, Tim terus bergerak dan mendapatkan informasi bahwa terkait dengan kelompok Timur Tengah atau kelompok Iran ini bersiap-siap akan melakukan transaksi lagi sehingga dilakukan pengintaian dan akhirnya kita mendapati target yang tinggal di wilayah Jakarta,” jelasnya.

Listyo menambahkan, bahwa tersangka mencoba menyamarkan dengan mencampurkan sabu-sabu tersebut dengan buah asam Kuranji untuk disamarkan. Dan mereka masuk ke Banten sekitar dua Minggu lalu melalui salah satu wilayah pantai yang ada di daerah Banten.

Atas perbuatannya, polisi menerapkan pasal 132 Subsider pasal 114 dan pasal 112 undang-undang RI no 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Lebih lanjut, Listyo mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran narkoba. Listyo memastikan tim bekerja untuk memerangi narkoba.

“Kepada seluruh masyarakat, kepada seluruh tokoh agama, kepada rekan-rekan Ulama mari kita bersama-sama melakukan pencegahan, awasi jalan-jalan tikus, awasi pintu-pintu masuk agar narkoba ini tidak masuk ke daerah kita. Dan ini perlu kerja keras kita bersama untuk menyelamatkan generasi muda kita dan menyelamatkan bangsa kita,” harapnya.

Berita Populer

Flag Counter

Info Covid-19


TOTAL POSITIF

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

ORANG

Sembuh

TOTAL MENINGGAL

ORANG

Meninggal

INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia

Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :
Flag Counter