Fokus Cilegon Sosial

MCC Siapkan Makanan Untuk Warga Cilegon Yang Tidak Mampu

PENULIS/REPORTER : Aan.SGT

FOKUS CILEGON (Fp) — Kabar meninggalnya seorang ibu rumah tangga asal Kota Serang Banten yang sempat beredar di media yang katanya akibat menahan lapar, membuat Lembaga Monitoring Crisis Corona angkat bicara. Terlepas benar atau tidak kabar itu memukul banyak pihak utamanya adalah pemerintah. Rabu (22/04/2020).

Direktur MCC Silvy Shofawi Haiz mengatakan, sangat menyesalkan dengan adanya peristiwa semacam itu. Tidak seharusnya hal itu terjadi, mengingat banyaknya program pengentasan kemiskinan yang di salurkan oleh Pemerintah pusat, provinsi maupun kab/Kota.

“Terlepas benar atau tidak ini sesuatu yang miris, apalagi ada kaitan dengan dampak ekonomi yang semakin sulit akibat wabah Pandemi ini,” ucapnya Silvy.

Menurutnya, hal seperti itu tidak boleh terjadi di Kota Baja dengan nilai APBD yang jumlahnya 2 Triliun. Atas peristiwa itu dirinya berharap pemerintah tingkat bawah seperti Camat, Lurah, Rt dan Rw harus lebih teliti lagi dalam menangani persoalan kemiskinan.

“Pemerintah tekait di tingkat bawah perlu serius soal kemiskinan. Contohnya, soal pendataan warga yang tidak mampu maupun warga terdampak akibat Covid yang akan merim Bansos dari Pemerintah Kota Cilegon dalam waktu dekat ini banyak yang tidak terdata. Faktanya banyak yang berkeluh kesah kepada kami, nah ini akan kita pertanyakan nanti,” tutur Direktur MCC.

Oleh karena itu kata Silvy, dalam situasi pandemi ini, jika ada warga Kota Cilegon yang benar-benar tidak mampu membeli beras lantaran himpitan ekonomi akibat dampak Korona, posko Monitoring Crisis Corona siap memberikan uluran tangan.

“Jika di mungkinkan ada warga Kota Cilegon yang tidak mampu membeli beras, atau masak dalam keadaan susah,
Silahkan datang ke posko pengaduan MCC, kami akan berikan sajian makanan tanpa harus membayar bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” tutupnya.

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter