Fokus Cilegon Pemerintahan

SK Wali Kota Cilegon Terkait Siaga Darurat Covid-19, di Ganti Menjadi ‘Keadaan Darurat Bencana Non Alam Covid-19’

FOKUS CILEGON (Fp) — Pemerintah Kota Cilegon menerbitkan SK baru bernomor : 360/Kep.180-BPBD/2020 tentang Keadaan Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) di wilayah Kota Cilegon, sebagai pengganti SK nomor 360/Kep. 177-BPBD/2020 tentang Siaga Darurat Pandemi akibat Covid-19. Rabu (15/04/2020).

Bahwa pemerintah telah menyatakan penyebaran corona virus Dissease (Covid-19) sebagai bencana nasional sebagaimana ditetapkan dalam keputusan Presiden Repulik Indonesia Nomor 12 tahun 2020 tentang bencana Non Alam penyebaran Covid-19, sebagai bencana nasional.

Saat di konfirmasi terkait berubahnya SK tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Erwin Harahap, yang merupakan Sekretaris Gugus Tugas Kota Cilegon mengatakan bahwa, hal tersebut merujuk pada Keputusan Presiden Republik Indonesia.

“Sesuai Kepres no 12 tanggal 13 April 2020 tentang penetapan bencana non alam penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) sebagai bencana nasional,” kata Erwin melalui saluran telponnya, Rabu (15 April 2020).

Dengan berlakunya keputusan ini, maka keputusan Walikota Nomor : 360/kep.180-BPBD/2020, tentang status siaga darurat Bencana pendemi akibat corona virus Disease (Covid-19) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Keputusan tersebut mulai berlaku pada tanggal ditetapkan pada 14 April 2020.

Jurnalis : Aan.SGT

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter