Fokus Kab Ciamis Sosial

Tabungan Siswa Harus Sesuai Azas Menabung, Ketua Manggala Garuda Putih Berkoordinasi Dengan Disdik Ciamis

FOKUS KAB CIAMIS (Fp) – Mewakili aduan masyarakat terkait pengembilan tabungan siswa di sekolah-sekolah di Ciamis, serta menanyakan anggaran perpisahan yang sudah dipungut beberapa sekolah, Ketua Manggala Garuda Putih DPC Kabupaten Ciamis Egi Sudrajat mendatangi Kantor Disdik Ciamis Senin (13/4/3020).

Egi mengatakan kedua poin tersebut harus segera terealisasi dan segera diselesaikan mengingat, pemerintah telah menetapkan status sosial distancing, jadi uang sekecil apapun sangat diperlukan oleh masyarakat.

“Perpisahan sekolah sudah dinyatakan dibatalkan, jadi sekolah harus segera mengmbalikan. Begitu juga dengan uang tabungan, masyarakat sekarang sedang perlu uang,” kata egi.

Menurutnya, ditemukan dibeberapa sekolah di Kabupaten Ciamis ada beberapa dugaan penggelapan uang tabungan siswa. Egi mengharapkan ketegasan pihak Disdik agar memberikan sanksi bagi oknum yang bermain dengan uang masyarakat.

“Ya saya akan turut serta membantu masyarakat mendapatkan haknya, apabila dipersulit saya harap dinas terkait mengambil tindakan melaporkan bahkan memberikan sanksi kepada oknum tersebut,” tegas egi.

Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis (Disdik) mengeluarkan surat edaran No.005/1160/-Disdik 2020, berupa intruksi kepada tiap kepala sekolah di Kabupaten Ciamis untuk segera mengantisipasi teknik pengembalian tabungan sekolah.

Kepala Bidang SD Kabupaten Ciamis H Endang Kuswana ketika dijumpai di kantor Disdik Ciamis Senin (13/4/2020) memaparkan, tujuan surat edaran dimaksud sesuai adanya beberapa pengaduan, serta beberapa permasalahan mengenai tabungan sekolah terlebih saat ini pemerintah menetapkan status sosial distancing dari pemerintah.

“Kami mengintruksikan kepada seluruh kepala sekolah melalui korwil masing-masing agar mengembalikan tabungan siswa dan harus disampaikan kepada para wali murid, bahwa tabungan siswa harus sesuai dengan azas menabung yaitu bisa diambil kapan saja,” ujar Endang.

Dalam surat edaran tersebut dikatakan endang ada tiga poin yang harus segera dilaksanakan kepala sekolah diantaranya, harus segera memutakhirkan data siswa beserta jumlah tabungan, segera memutakhirkan data laporan tabungan baik yang disimpan di Bank, Koperasi, maupun tunai. Selain itu, bila ada uang yang terpinjam, harus segera mengembalikan.

“Apabila ada uang tabungan yang dipinjam oleh perorangan/lembaga, maka harus segera dikembalikan serta melampirkan surat pengakuan hutang (SPH) bermaterai dan diketahui oleh penerima oleh ahli waris serta berita acara kesanggupan membayar,” jelasnya.

Dikatakan Endang Menabung di tingkat SD adalah melatih tentang pentingnya budaya menabung sejak dini. Namun permasalahan akan adanya polemik tabungan siswa yang terpakai oleh beberapa oknum.

Jurnalis : Gian

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter