Fokus Jakarta Sosial

Gerakan dari Tetangga Bantu Tetangga dalam Mengatasi Pandemi Covid-19

FOKUS JAKARTA. (Fp) – Indonesia dan dunia berduka dengan adanya Pandemi Covid-19. Hampir 180 derajat segala aktivitas dalam berbagai macam aspek berubah dari kondisi biasanya. Penyebarannya sangat cepat dan signifikan, melebihi dari kecepatan pesawat terbang, kereta, kapal, dan transportasi lainnya. Hanya dalam beberapa hari saja, Covid-19 sudah menyebar ke seluruh dunia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) telah mengumumkan masa darurat Pandemi Covid-19 hingga 29 Mei 2020. Ini menandakan bahwa akan adanya dampak yang terjadi dimasyarakat, salah satunya dari sektor Ekonomi.

Perekonomian Indonesia dan dunia akan mengalami penurunan yang signifikan. Terlebih lagi dengan kebijakan yang dilakukan seperti Lock Down, Darurat Sipil, Karantina Wilayah, dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sehingga dapat diprediksi akan terjadinya kekacauan, karena terjadinya pemberhentian pekerjaan secara massal, kelaparan, krisis kemanusiaan, dan saling mencurigai antara satu dengan lainnya, contohnya negara India. Perlu adanya suatu Gerakan kolaborasi yang dapat diterapkan dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat dalam membantu pemerintah mengatasi Pandemi Covid-19.

Gerakan dari tetangga bantu tetangga menjadi alternatif yang tepat dalam mengatasi dampak Pandemi Covid-19. Gerakan yang sederhana ini mudah untuk dilakukan oleh siapapun. Hanya berbekal apapun yang dimiliki, lalu saling memberi antara satu dengan lainnya kepada 40 tetangga yang berada di depan, samping kiri dan kanan, serta belakang rumah. Jika ada lebihnya, bisa ditaruh didepan rumah dengan kardus atau wadah lainnya diiringi dengan sebuah tulisan yang dapat membangkitkan semangat hidup. Agar tetangga kita yang masih membutuhkan bisa langsung mengambilnya dan mendapatkan motivasi hidup kembali.

Gerakan dari tetangga bantu tetangga bisa dimulai dari siapapun. Gerakan ini akan bergerak untuk menggerakkan tetangga kita juga yang lainnya agar melakukan hal yang serupa. Sehingga gerakannya dapat massif dan dirasakan bersama kebermanfaatannya. Jika hal ini bisa dilakukan oleh semuanya, maka Gerakan dari tetangga bantu tetangga akan berhasil dalam mengatasi Pandemi Covid-19. Seperti para pendahulu negeri ini yang saling bergotong-royong dalam memerdekakan dan memertahankan Indonesia sampai detik ini.

Pandemi Covid-19 ini akan segera berlalu. Yakinlah! Tapi, akankah jati diri bangsa Indonesia tetap ada setelah ini? Belum tentu tetap ada, jika kita tidak saling percaya dan bergotong-royong dalam menyelesaikannya. Tugas dalam menyelesaikan Pandemi Covid-19 ini bukan hanya milik pemeritah saja. Kita juga harus menyelesaikannya dalam berkolaborasi kebaikan. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama saling percaya dan bergotong-royong antara satu dengan lainnya. Mulai dari kita kepada 40 tetangga yang berada di depan, samping kiri dan kanan, serta belakang rumah. Boleh saja kita berbeda suku, ras, agama, dan budaya. Tapi tetap satu tujuan yaitu untuk Indonesia, seperti Bhinneka Tunggal Ika. (Nur Azizah)

Penulis : Erfan Kurniawan (Direktur Katalisator Indonesia)

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter