FOKUS SUKABUMI Sosial

Dampak Pandemi Corona, Bank Emok Dilarang Nagih

FOKUS SUKABUM. (Fp) – Dampak dari pandemi corona, Pemerintah Desa (Pemdes) Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, melarang bank emok beroperasional di wilayah desa. Larangan tersebut untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di sekitar desa.
Dalam himbauan yang diterbitkan Kepala Desa (Kades) Cianaga Odang Abidin disebutkan kepada bank emok, MBK, BPR, BTPN, PNM Mekaar, KUM dan lainnya yang beroperasi di wilayah Desa Cianaga untuk sementara tidak melakukan penagihan angsuran di wilayah Desa Cianaga Kecamatan Kabandungan terkait adanya penanganan dan pencegahan virus Corona (Covid-19).

Himbauan tersebut berlaku sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Kasi Kesejahteraan Desa Cianaga Arif Rahman Hakim mengatakan sebelumnya sudah ada maklumat Kapolri hingga surat edaran Bupati Kabupaten Sukabumi yang melarang kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak. “Kegiatan bank emok itu mengumpulkan ibu-ibu yang secara otomatis terjadi interaksi atau kontak antara mereka. Apalagi mayoritas pegawai bank emok itu orang dari luar wilayah Sukabumi dikhawatirkan menularkan ataupun tertular,” ujar Arif kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Alasan lain melarangĀ bank emok melakukan penagihan yaitu keadaan ekonomi, dimana banyak buruh pabrik atau pekerja lainnya yang dirumahkan akibat penyebaran virus tersebut. “Banyak (warga) yang dirumahkan, apalagi sebagai buruh harian yang secara otomatisĀ gakĀ kerja yaĀ gakĀ dapet uang,” ujar Arif.

Dia menegaskan bila terdapat bank emok yang melanggar perintah tersebut, ancamannya izin operasional bank tersebut di wilayah Desa Cianaga akan dicabut. “Buat yang melanggar ketentuan diatas otomatis tidak dapat izin operasional ke depannya dari kepala desa,” tandasnya.

Jurnalis : Rusdi

Berita Populer

Flag Counter
Flag Counter