Fokus Cilegon Sosial

Silvi Shofawi Haiz, Minta Pemkot Cilegon Transfaransi Soal Alokasi Anggaran Penanganan Covid-19

FOKUS CILEGON (fp) — Silvi Shofawi Haiz mengaku kecewa sekaligus mengecam sikap pemerintah Kota Cilegon soal penanganan kasus Covid-19. Alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar 10 milyar juga di nilai tidak transfaran. Hal tersebut di katakan Silvi, Jumat malam (3 April 2020) melalui saluran telponnya.

“Saya sebagai masyarakat sangat mengecam itu, tidak adanya transfaransi dari pemerintah Kota Cilegon atas rencana penggunaan dana 10 Milyar tersebut, dari mana sumbernya dan untuk apa saja penggunaanya,” kata Silvi.

Menurutnya, pemerintah Kota Cilegon tidak memiliki perencanaan yang baik soal penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19, pernyataan Edi Ariadi Wali Kota Cilegon pada sebuah televisi nasional tidak mengkarantina wilayahnya, ternyata tidak cukup membuat warganya tenang dengan kondisi dan situasi saat ini. Seharusnya kata Silvi, ada langkah lain yang lebih strategis yang di terapkan sebagai pengganti tidak dilakukannya karantina lokal.

“Nah ini 10 milyar itu untuk apa, mengkarantina wilayahnya tidak, melakukan tes bebas Korona untuk warga secara gratis juga tidak, malah saya dengar akan bagi-bagi sembako, lantas di mana pencegahannya?, pemerintah wajib melindungi seluruh warganya atas ancaman penyebaran Covid-19 yang begitu masif ini,” tutur Silvi.

Silvi menambahkan, dana 10 milyar yang di gembar-gemborkan pemerintah sejauh ini masih belum terbuka rencana penggunaanya. Informasi yang tersampaikan kepada publik hanya untuk sektor kesehatan secara gelondongan saja, tidak ada rincian penggunaanya secara jelas. Pemerintah Kota Cilegon juga mendapat bantuan cairan disinsfektan dari beberapa perusahaan kimia untuk memenuhi kebutuhan penyemprotan di ruang-ruang publik sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, meskipun begitu kata Silvi, jangan campur adukan anggaran pencegahan penangan Covid-19 yang di alokasikan dari APBD dengan bantuan dari pihak swasta.

“Kami juga mendukung langkah pemerintah dalam upaya menangani Covid-19 ini, tapi kami masyarakat perlu transfaransi, tolong pemerintah jangan memancing di air keruh, jangan coba-coba nanti bisa bertabayun dengan KPK,” ujarnya.

Jurnalis : Aan.SGT

Flag Counter

Berita Populer

Flag Counter