Di Duga Tingginya Biaya Pernikahan di KUA Kecamatan Mande, Hingga Menjadi Keluhan Masyarakat, Ini Kata Petugas KUA Mande

Fokus Cianjur Sosial

Pewarta: Rafli Hidayat

KAB.CIANJUR. FOKUSPRIANGAN.ID – Masyarakat di berikan kemudahan untuk melaksanakan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) terdekat, akan tetapi sebelum melakukan pernikahan di kantor KUA, terlebih dahulu harus tau biaya perkawinan yang harus di keluarkan.

Di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Mande biaya pernikahan di duga terlalu membebani pada pelaksanaan pernikahan, pasalnya biaya perkawinan mencapai 1,3 juta hingga 1,5 juta terkadang pula lebih dari 1,5 juta.

Hal ini banyak di keluhkan di masyarakat, karena anggaran yang di minta oleh oknum P3N di duga terlalu mahal, yang seharusnya jika melakukan pernikahan di luar kantor hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 600. 000 rupiah.

Menurut petugas Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Nande H. Husen menjelaskan, bahwa pihak kantor tidak pernah meminta biaya lebih dari 6 ratus ribu, adapun biaya yang di keluarkan oleh calon pengantin yang besarnya 1,3 juta hingga 1,5 juta itu adalah dari amil atau P3N, sebetulya kami tidak demikian.”Ucap H.Husen kamis (25/1/24) di kantor KUA Mande.

“Pak Amil bukan petugas KUA, mereka adalah orang yang di pilih oleh Desa untuk membantu masyarakat yang akan melaksanakan perkawinan, memang hal ini saya pun sudah sering mendengar, bahwa di lapangan biaya perkawinan mencapai 1,3 hingga 1,5 juta, kami pun setiap ada kegiatan rapat selalu di beri penyuluhan terhadap para amil di wilayah kecamatan Mande, namun dalam hal ini diduga selalu di hiraukan oleh pihak P3N,”katanya.

Maka dari itu Amil adalah bukan orang yang di tunjuk oleh KUA, namun kami tau adanya biaya perkawinan seperti yang di keluhkan masyarakat, jadi dalam hal ini seperti apa yang terbukti di dalam transferan uang, itu urusan kepala, dan memang itu terjadi dan bukti hingga mencapai 1,5 juta,” pungkasnya.