Bupati Cianjur Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI)

0

Pewarta: Rafli Hidayat

KAB.CIANJUR. FOKUSPRIANGAN.ID – Pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan pengurus Gateball cabang Cianjur di laksanakan di gedung pendidikan pedka Desa Sukajadi kecamatan karang tengah kabupaten cianjur jawa barat 23/1/24.

Acara ini di hadiri Bupati Cianjur H. Herman Suherman, ketua Koni kabupaten Cianjur, Sekjen Pergatsi pusat, ketua Pergasi Jabar, kepala dinas PUTR kabupaten Cianjur, kepala Disdikpora kabupaten Cianjur serta unsur lainnya.

Ketua Pargatsi Jawa Barat Marsda TNI (Purn) Irwan Ishak Durgi menjelaskan, olahraga Gateball berasal dari olah raga Jepang, yang awalnya hadir di provinsi Bali, namun banyaknya ketertarikan masyarakat Indonesia, sehingga dapat berkembang di Indonesia,”ucapnya.

Jadi olah raga ini sudah berkembang di delapan provinsi di Indonesia, olahraga ini lagi boming karena olah raga baru, dan ini kita ikut PON yang ke 20 di bulan oktober dan bisa lolos 1% di babak kualifikasi,”katanya.

Di lokasi yang sama Bupati Cianjur H Herman Suherman menjelaskan, olah raga Gateball yang di ketuai oleh kepala dinas PUPR akan menjadi olah raga yang berkembang di Koni kabupaten Cianjur, dan mudah mudahan olah raga ini bisa bermasyarakat,”ujarnya.

Namun menurutnya, dalam gerakan gerakan olah raga ini membutuhkan pemikiran dan strategis yang fokus, karena kalau tidak adanya pemikiran yang serius terkadang pukulan bola tidak tepat sasaran, kalau praktek mah tidak jauh dengan pukulan bola golf, hampir sama cuma berbeda,”imbuhnya.

Bupati juga menghimbau, bagi masyarakat Cianjur baik wilayah utara barat dan selatan, agar berhati hati di saat menghadapi musim extrim ini, karena banyak wilayah rawan longsor serta banjir.

“Jadi mari tingkatkan kewaspadaan bagi masarakat, agar berhati hati di musim penghujan ini, apalagi yang tinggal di wilayah perbukitan,” pungkasnya.

Baca Juga  Puluhan Mahasiswa Yang Tergabung Dalam Himasi Gelar Demo Sebut Sejumlah Anggota DPRD Kota Sukabumi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Bansos