Polsek Pamulihan Bersama Instansi Terkait Bersihkan Material Tanah Longsor Yang Menutupi Jalan Raya

Fokus Jabar Sosial

Pewarta : Aep Saepudin

KAB.GARUT. FOKUSPRIANGAN.ID – Banyaknya material tanah bekas kejadian bencana alam tanah longsor yang menimbun Jalan Raya Provinsi Pamulihan – Bungbulang, memanglah bukan hal yang mudah untuk dilakukan pembersihannya.

Memasuki hari kedua pembersihan material longsor, Polsek Pamulihan Polres Garut berinergitas dengan Koramil 1122 Pakenjeng, aparatur Desa Pananjung, Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat, Damkar Kec. Cikajang, BPBD Kabupaten Garut dan masyarakat sekitar masih melakukan pembersihan material tanah longsor sejak kemarin hari. Jum’at (12/01/2024).

Mengingat vitalnya jalur provinsi Pamulihan Bungbulang, membuat Polsek Pamulihan beserta instansi terkait bahu membahu untuk segera menyelesaikan pembersihan material longsor tersebut, demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengemudi yang hendak menggunakan jalur itu.

Selain anggota gabungan, perlengkapan evakuasi seperti 1 unit Louder, 1 unit esvacator, 2 unit dump truck dan 1 unit mobil damkar diterjunkan kelokasi untuk mempermudah serta mempercepat pembersihan material tanah tersebut.

Karena situasi cuaca dan intensitas curah hujan masih terjadi, Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K, M.Si, melalui Kapolsek Pamulihan AKP Wawan berupaya mengerahkan anggotanya untuk melakukan penutupan dan pengamanan lalu lintas kendaraan baik dari arah Cikajang Bungbulang maupun dari arah sebaliknya.

“Kami peduli akan kebutuhan warga atau pengunjung untuk menggunakan jalur Pamulihan Bungbulang, namun dibalik itu potensi bencana masih dapat terjadi kapan saja. Maka dari itu selain pertugas gabungan melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor kami pun membuat jalur rekayasa arus lalu lintas buka tutup jalan agar dapat dilintasi warga dengan aman.” Kata Wawan.

“Alhamdulillah dikit demi sedikit jalur lalulintas di Jalan Raya Provinsi Pamulihan Bungbulang sudah bisa dilintasi oleh kendaraan meskipun masih sistem buka tutup, namun sebagian besar sisa-sisa material longsor yang menutupi jalan sudah berhasil dibersihkan.” Ungkapnya.