Program Ketahanan Pangan Ternak Kambing di Desa Mekarjaya Diduga Belum Terealisasikan Jadi Perbincangan Warga

Fokus Cianjur Sosial

Teks Poto:Kantor Desa Mekarjaya

Pewarta: Rafli Hidayat

KAB.CIANJUR. FOKUSPRIANGAN.ID – Program ketahanan pangan (ketap├áng) Desa Mekarjaya kecamatan Cikalongkulon kabupaten Cianjur Jawa Barat, di duga tidak di realisasikan.

Ketahanan pangan yang seharusnya di salurkan dalam program hewani, kini hingga saat ini belum juga di realisasikan, hal ini menjadi perbincangan para warga kelompok ternak kambing di Desa Mekarjaya Cikalongkulon.

Program ketahanan pangan dalam periode tahap II tahun anggaran 2023, yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 294 juta di duga raib tanpa bukti, pasalnya hingga saat ini tidak terbukti jenis programya (kàmbing).

Sungguh heran dan aneh, program ini sudah masuk kategori monev tim kecamatan dalam rangkaian anggaran tahap II, tapi sedikitpun tidak ada kendala seakan sekenarionya rapih, sehingga anggaran tahap III pun lancar di keluarkan untuk Desa Mekarjaya.

Dalam penulusuran awak media melalui masyarakat, sekdes, dan tim monev kecamatan, seakan/diduga banyak perkataan yang tidak singkron dengan fisik pembuktian di lapangan.

Menurut tokoh masarakat yang berinisial A dan D menjelaskan, bahwa apa yang di katakan sekdes terkait kambing ketapang yang ada di dusun 3 itu tidak jelas, saya tokoh di dusun 3, memang banyak pemilik kambing di dusun ini, tapi bukan berarti milik Desa melainkan kambing jualan tengkulak,” terangnya lewat sambungan seluler (05/01/24).

Jadi dalam hal ini, apa yang dikatakan sekdes Mekarjaya tentang kambing di dusun 3, ini di duga bohong, masyarakat tidak butuh kebohongan tetapi butuh bukti yang transfaransi dengan masyarakat.

Kalau memang kambing ketahanan pangan sudah siap, kenapa harus di simpan, ini kan jelas uang negara yang di peruntukan bagi masyarakat dan mengembangkan perekonomian dalam bidang ketahanan pangan,” jelasnya.

Sehingga dalam hal ini dinas terkait kabupaten Cianjur, yang wajib memantau dan menindak lanjuti dalam dugaan kejanggalan ini,”pungkasnya.