Truk Pasir Terguling Tabrak Rumah-Ruko Hingga Hancur di Sukabumi

FOKUS SUKABUMI Sosial

Teks Photo:Laka Lantas Truk Pasir Terguling

Pewarta : Eka Lesmana

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sukaralang, Kamis (21/12/2023) dini hari. Sebuah truk bermuatan pasir menabrak rumah dan ruko hingga truk terguling.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu tepatnya terjadi di Kampung Pasir, RT 06/04, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Kecelakaan terjadi saat suasana lalu lintas sepi.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Hariswanto mengatakan, mulanya truk bernopol B 9801 YS yang dikemudikan oleh AI (17) melaju dari arah Sukalarang ke Kota Sukabumi. Kemudian, truk diduga mengalami rem blong hingga menabrak satu rumah dan ruko. Truk pun seketika oleng dan muatan pasir itu tumpah ke jalan.

“Kronologis singkat kejadian kendaraan yang dikemudikan oleh saudara AI datang dari arah Sukalarang menuju arah Kota Sukabumi, kemudian pada saat menuju TKP diduga kendaraan tersebut blong, hilang kendali menabrak sebuah rumah dan berdekatan dengan sebuah ruko,” kata Ade kepada detikJabar usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya di Kota Sukabumi.

Lebih lanjut, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ade mengatakan, sopir yang merupakan anak di bawah umur mengalami luka dan langsung dilarikan ke RSUD Syamsudin SH, Kota Sukabumi.

“Dalam peristiwa kejadian kecelakaan lalulintas, kami telah melaksanakan penyelidikan dan untuk korban hanya pengemudi truk itu sendiri. Luka ringan,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan kelengkapan surat berkendara. Pasalnya, pengemudi sopir masih berusia 17 tahun dan telah putus sekolah.

“Nanti kita cek, kita kan masih awal penyelidikan. Kami pun baru selesai gelar pasukan, kita cek mengenai kelengkapan surat-surat kendaraan maupun kelengkapan pribadi. Di sini tertulis sudah tidak sekolah,” katanya.

Akibat peristiwa itu, pemilik rumah dan pemilik ruko mengalami kerugian materi. Pihaknya memperkirakan, kerugian akibat kecelakaan tunggal itu mencapai Rp20 juta.