Sebanyak 152 Peserta Ikuti Ajang Ketangkasan Domba Garut Di Kutawaringin Mande

Fokus Cianjur Sosial

Pewarta: Rafli Hidayat

CIANJUR. FOKUSPRIANGAN.ID – Seni ketaangkasan domba garut, di ikuti para anggota klompok tani domba dari berbagai daerah di Jawa Barat, di laksanakan di Desa Kutawaringin kecamatan Mande kabupaten Cianjur pada Minggu (17/12/2023).

Para peserta ajang ketangkasn domba garut ini, merupakan para klompok tani domba dari berbagai wilayah kota di Jawa Barat, di antaranya kabupaten Bogor, kabupaten Bandung, bahkan hinga kabupaten Garut, dengan tuan tamu adalah anggota tani kambing kabupaten Cianjur.

Ajang ketangkasan domba ini, adalah untuk mendongkrak perekonomian masyarakat kelompok tani domba di berbagai wilayah, terutama untuk menambah nilai jual domba bagi masyarakat tani, serta mendukung dan mengembangkan perekonomian di bidang ketahanan pangan hewani domba,” kata Asep HPDKI.

Asep pun menjelaskan, bukan saja dari unsur perawatan domba yang dapat penilayaan, melainkan gaya, tubuh, serta kesehatan domba itu sendiri yang mendapat nilai plus, jadi para peternak kambing yang tergabung dalam suatu wadah klompok HPDKI, semuanya mendapatkan perhatian dan cara cara mengembangkan peternakan hewani domba,” jelasnya.

Dalam hal ini para panitia ketangkasan selalu menilai domba dari postur tubuh dan bobot yang sama sebagai lawan, bukan berarti bobot besar melawan bobot keci, semua bobotnya di samakan agar tidak ada pandangan bahwa hal ini ada dugaan unsur kekerasan, jadi dalam hal yang kami nilai adalah dari gaya dan postur tubuh domba itu sendiri, sehingga domba yang berpostur dan gaya bagus berarti itulah sebagai pemenangnya, sehingga nilai jual domba itu sendiri bisa meningkat,” terangnya.

Jadi dalam hal ini kami bersama HPDKI ikut membantu mengembangkan perekonomian masarakat di bidang ternak domba, bahkan mendukung pemerintah dalam program UMKM bagi Desa dan masarakat, sekaligus membantu masyarakat petani domba dalam bentuk harga jual domba, dan merupakan hiburan atau penyemangat bagi para petani domba yang setiap harinya hanya bertugas sebagai pencari rumput makanan ternaknya,” pungkasnya.