Berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia, Kota Tasikmalaya Menempati Urutan Ke-9 Prevelansi Stunting Tertinggi di Jabar

0

Poto: Humas Kominfo (Istimewa)

Pewarta: Rezky

KOTA TASIK. FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Penurunan Stunting (TPPS) dan Persiapan Dapur Masyarakat Khusus Stunting ( Damaskus ) di Aula Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, Jumat (21/7/23).

Acara ini dihadiri oleh Pj. Wali Kota Tasikmalaya, Unsur Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tasikmalaya, Camat serta Lurah di Kota Tasikmalaya, Perwakilan TPK dan TPD se-kota Tasikmalaya, serta tamu lainnya.

Pj. Wali Kota Tasikmalaya menjelaskan bahwa berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) di Tahun 2022 Kota Tasikmalaya menempatin urutan ke-9 prevelansi stunting tertinggi di Jawa Barat dengan angka sebesar 22,4%.

Kemudian berdasarkan Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) pada 8 Mei 2023, Kecamatan Kawalu memiliki angka prevalansi Stunting tertinggi di Kota Tasikmalaya. “Ada beberapa langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam mengatasi stunting di Kota Tasikmalaya, salah satunya program one ASN one Stunting, yang dilaksanakan oleh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya guna mengintervensi secara langsung kepada 1730 Bayi Di bawah Dua Tahun (Baduta) Stunting. Tercatat sejak program ini dilaksanakan, saat ini 845 anak telah berstatus gizi normal,” paparnya.

Untuk itu berdasarkan hasil evaluasi guna mempercepat penurunan angka stunting, Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan inovasi penurunan melalui program DAMASKUS atau Dapur Masyarakat Khusus untuk stunting. “Pada program ini Baduta yang terindikasi stunting rencananya akan diberi makanan siap saji sesuai porsi makanan lokal untuk balita sesuai dengan petunjuk teknis pendidikan gizi dalam pemberian makanan tambahan lokal bagi ibu hamil dan balita,” tandasnya.

EDITOR: RUSDI

Baca Juga  Wakil Presiden RI Berikan Penghargaan Pemda Berstatus Universal Health Coverage