Ponpes Sirajul Um’mah, Satu Satunya Ponpes yang Menerima Bantuan Operasional Ponpes di Cikatomas

Fokus Kab Tasik Pendidikan Sosial

Pewarta : U. Yanto

KAB.TASIK.FOKUSPRIANGAN.ID – Kementrian Agama ( Kemenag ) Republik Indonesia memberikan bantuan operasional pesantren kepada Pondok Pesantren Sirojul UM’MAH yang berada di Desa Goong RT 01 02 Kecamatan Cikatomas kabupaten Tasikmalaya tepatnya di Jalan raya Cikatomas Cikalong yang berdiri baru dua tahun.

Ketua Yayasan Sirojul UM’MAH Asep Nurul mengaku sangat bangga dan bersyukur, karena pondok pesantrennya mendapatkan bantuan operasional dari kementrian agama pusat Republik Indonesia. Meski ponpes miliknya, baru dua tahun berdiri. Tetapi Pesantren ini sudah mendapatkan perhatian pemerintah yaitu bantuan operasional pesantren. “Kami sangat bangga karena satu satunya yang mendapatkan bantuan operasional pesantren di Kecamatan Cikatomas hanya Pesantren Sirojul UM’MAH ini, tentunya bantuan ini tidak semata mata datang secara tiba tiba butuh perjuangan dan pengajuan secara proporsional yang arahannya tepat, dan untuk kegunaannya bantuan ini tentunya untuk operasional pesantren. “Di antaranya untuk tenaga pengajar ponpes untuk kesejahteraan ponpes yaitu buat bayar listrik intinya untuk kebutuhan pesantren,” kata Asep kepada FokusPriangan, Selasa, (11/7/23).

Menurut Asep, pendidikan pesantren ini di dukung dengan pelajaran yang ketat dan disiplin dan juga mengharamkan bagi santrinya merokok di lingkungan pesantren. “Tentunya ini untuk mendidik dan kedisiplinan para santri dan pendidiknya yaitu para ustad juga ekstra disiplin baik dari segi pelajaran yang diajarkan kan diantaranya bahasa Arab mengaji Alquran kitab kuning belajar juga aiti dan setiap waktu sholat di wajibkan sholat berjama’ah, dan waktu belajar juga disiplin,” katanya.

Dengan pakaian yang rapih yaitu pakai jas ini, tujuan nya agar nantinya para santri santri dimana kembali ke masyarakat disiplin juga baik. Berbudi pekerti akhlakurKarimah, yang nantinya menjadi pemimpin yang penyabar, penyayang, tegas, dan di siplin. “Ya tentunya ini semua butuh kesadaran dan dukungan dari berbagai pihak. agar para santri benar benar menjadi panutan masyarakatnya, makanya kami menerapkan sistem pengajian moderen di pesantren ini,” jelasnya.

Asep mengatakan, diterapkan perlakuan yang ketat, dan di siplin baik dari waktu pengajiannya baik dari waktu sholatnya dan juga bagi santrinya tidak diperbolehkan pulang, meskipun di waktu libur. “Tujuannya agar materi atau mata pelajaran yang di ajarkan para pendidik pesantren tidak terganggu atau kelewat dan kami juga sangat berterimakasih kepada pendukung pesantren dan yayasan, yang mana kita bersama sama berjuang demi membantu anak anak didik agar menjadi pintar dan berguna baik untuk dirinya maupun bangsanya.”ya tentunya dengan ilmu iman dan ikhsan dan juga berterimakasih kepada pemerintah yang tlh membantu Mendorong dan peduli kepada ponpes sirojul UM’MAH ini,” tandasnya.

Editor: Rusdi