Aksi Penanaman Pohon di SMPN 4 Tasikmalaya Digelar Dinas LH Peringati Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia

Fokus Kota Tasik Pemerintahan Sosial

Pewarta : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup Se-Dunia, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya menggelar aksi penanaman pohon dengan mengambil tempat di SMPN 4 Tasikmalaya, Kamis (15/04/23).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya,Drs H Deni Diyana, M.Si menuturkan, tema hari lingkungan hidup tahun ini “Beat Plastic Pollution” yaitu bagaimana semua entitas diimbau dan diajak untuk mencari solusi bagaimana menangani sampah plastik.

Pihaknya berkomitmen untuk terus menggalakan penanganan sampah, mengajak kepada seluruh entitas yang ada disatuan pendidikan supaya bisa menjaga kebersihan dan belajar untuk bisa memilah sampah.

“Di kita itu kan ada program bank sampah dan sedekah sampah atau Gedong Resik. Itu akan kita terus galakan lebih masif lagi,” kata Deni.

Kedua program tersebut, menurutnya cukup efektif dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Ciangir. Hanya saja perlu gerakan yang lebih masif dan konsisten.

“Satu bank sampah itu bisa mengurangi sampah hingga beberapa kuintal setiap minggunya. Kalau misal satu bank sampah bisa mengurangi satu kuintal sampah dalam satu minggu, kali kan jika ada seratus bank sampah, pengaruhnya akan cukup signifikan,” ujarnya.

Menurutnya, dalam menangani persoalan sampah, terutama sampah plastik, mesti ada Good Will dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Dalam hal ini, pihaknya sedang mengajukan untuk dibuatkan Peraturan Wali Kota tentang pembatasan penggunaan kantong kresek dan juga plastik.

Pertama, kata Deni, pembatasan penggunaan kantong kresek di minimarket, supermarket dan swalayan. Yang kedua, pembatasan penggunaan plastik di hotel, cafe dan restoran. Misalnya penggunaan alat makan dan tidak lagi menyediakan air mineral dalam kemasan plastik.

“Mudah mudahan Perwalkot nya bisa tuntas tahun ini, karena usulannya sudah dari tahun lalu. Pembahasannya sangat komperhensip, agar regulasi ini betul betul matang,” Katanya.