FKDT Kecamatan Indihiang Gelar Haflah Musyahadah Sebanyak 746 Siswa DTA Se-Kecamatan Indihiang

Fokus Kota Tasik Pendidikan Sosial

Pewarta : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Indihiang menggelar Haflah Musyahadah massal siswa Diniyah Takmiliyah Awalnya (DTA) SE-Kecamatan Indihiang, Selasa (13/06/23)

Kegiatan ini mengusung tema “” Membentuk Generasi Yang Tangguh dan Berintegritas Dalam Upaya Mewujudkan Kesholehan Sosial”

Ketua FKDT Kecamatan Indihiang, Ajar Sudrajat, S. Sos.,MH menjelaskan bahwa Hari ini yang diwisuda ada sebanyak 746 siswa dari 54 diniyah takmiliyah yang ada di Kecamatan Indihiang yang tersebar di 6 Kelurahan.

Harapan kedepan bahwa dengan prosesi haflah ini filosofinya bagaimana bahwa kita ini yang pernah dititipi siswa oleh orang tua, maka pada saat ini kami kembalikan lagi siswa kepada para orang tuanya, karena, sudah beres mengenyam pendidikan selama 6 tahun.

Kami berharap bahwa anak ini jangan hanya sebatas mengikuti pendidikan diniyah saja, supaya diikutsertakan mengikuti jenjang pendidikan berikutnya masalah proses keagamaan yakni pendidikan diniyah takmiliyah wustho, kalau pun disana belum ada diniyah takmiliyah wustho maka kami berharap agar diarahkan ke maghrib mengaji.

Jangan sampai bahwa anak ini berhenti belajar agama, memang diakui tidak setiap Diniyah Takmiliyah Awalnya memiliki punya wustho. Untuk di Kecamatan Indihiang sendiri Wustho nya baru ada 9, sedangkan Diniyah Takmiliyah Awaliyah ada 56, jadi belum berbanding, “tandasnya

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Drs Jalaludin,M.Si mengucapkan syukur Alhamdulillah Kecamatan Indihiang bisa menyelenggarakan haflah musyahadah secara masal bagi siswa Diniyah Takmiliyah Awaliyah se wilayah Kecamatan Indihiang.

Ini adalah sebuah bukti bahwa kepedulian dari FKDT dan Pemerintahan setempat untuk mengadakan kegiatan ini..

Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi Kecamatan yang lainnya untuk bisa menyelenggarakan kegiatan serupa, kami pun berharap dari kegiatan ini anak-anak bisa menjadi suri tauladan terutama untuk orang tuanya.

“Dari kegiatan ini juga, saya berharap anak-anak jadi semangat untuk sekolah agama, tak lupa kami pun berpesan kepada para guru tolong yang paling utama itu masalah akhlak, masalah adab dan ibadah anak-anak yang lainnya agar terus di gembleng, ” ucapnya.