Fraksi Mahasiswa Sukabumi Soroti Isu Lelang Parkir di RSUD Syamsudin

FOKUS SUKABUMI Sosial

Teks Photo: Ilustrasi

Pewarta : Eka Lesmana

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Pemilihan Mitra Kerjasama operasional pengelolaan parkir RSUD Rs.Syamsudin SH diduga meninggalkankan masalah.

Pasalnya, menurut Kordnator Fraksi Mahasiswa Sukabumi, tahapan – tahapan demi tahapan telah di lalui, mulai dari Proses pemilihan pelaksana parkir dimulai pada tanggal 17 April 2023, administrasi pemasukan dokumen dimulai tgl 18 April 2023 dan berakhir pada tanggal 25 April 2023, kemudian pemberian penjelasan pada tanggal 19 April 2023, evaluasi dokumentasi penawaran tanggal 26 April 2023, klarifikasi dan negosiasi pada tanggal 27 april 2023, kunjungan dan penentuan pemenang pada tanggal 28 april 2023, pengumuman pemenang tgl 29 april 2023 Dan pemenangnya yang diumumkan oleh Ketua Tim Koordinasi kerjasama area pemilihan umum dr Wahyu Handriana dan yang mengetahui Direktur Rsud Rs..Syamsudin SH. dr.Donny Sulivan Sp.rad (K) RI,MMRS adalah perusahaan PT. Inti Kemuliaan abadi.

Lebih lanjut Ediansyah menjelaskan, Kemudian peserta pemilihan pelaksana parkir tersebut diantaranya , PT Ratana, PT Solusi, PT Setry park, PT Inti Parking, PT Garuda general service, PT Mitra setia abadi, PT Dinamika reksa, PT Tekno solusi Indo, PT Gerbang berkah solusi indo, PT Harmoni Tri sekawan.
Sementara itu, ucap Ediansyah, masalahnya adalah sejak diumumkan sebagai pemenang pada tgl 29 April 2023 sampai saat berita ini diterbitkan Perusahaan pemenang PT. inti Kemuliaan Abadi belum juga menandatangani Surat Perjanjian kerjasama (PKS) padahal batas waktu yg ditentukan jam 09.00 wib tgl 31 April 2023.

Ediansyah menjelaskan, menyikapi isu yang berkembang di masyarakat terkait adanya masalah dalam penentuan pemenang lelang Parkiran RSUD.R Syamsudin SH.Sampai dengan adanya dugaan Permintaan mahar besar dari Pihak rumah sakit terhadap perusahaan pemenang lelang menjadi opini yang beredar akhir-akhir ini di Sukabumi kota.

“PT.Inti Parking Sebagai Pemenang lelang yang di umumkan pada tanggal 29 April 2023 tak kunjung menandatangani perjanjian kerjasama dengan pihak RSUD.R
Syamsudin SH., padahal batas waktu penandatanganan itu di jadwalkan sampai pada tgl 31 april 2023 sampai hari ini tidak ada kejelasan terkait siapa pemenang selanjutnya lelang parkiran Rumahsakit Syamsudin SH tersebut,” katanya kamis ( 08/06/23).

Menyikapi hal ini, Fraksi Mahasiswa Sukabumi menduga ada masalah yang tidak dikemukakan kepada publik oleh pihak Rumahsakit R.Syamsudin terkait kondisi yang sesungguhnya. “Dengan ini kami menuntut kepada Pihak RSUD.R.Syamsudin SH terhadap hal ini,” katanya.

Pertama segera menentukan Pemenang lelang tersebut pasca mundur nya PT.inti parking. Kedua, ucap Ediansyah, pihaknya mendesak RSUD.R Syamsudin SH, segera mengklarifikasi terkait adanya isu permintaan mahar yang cukup besar kepada PT. Pemenang Lelang. Yang ketiga katanya, siapa yang bertanggung jawab terkait adanya dugaan Pajak dari Parkiran yang tidak di bayarkan senilai 1,2 M.

Dalam hal ini pihaknya menduga, Dalam perwal tentang lelang, jika pemenang 1 mengundurkan / gugur, maka pemenang ke 2 akan naik. “kemudian yang anehnya, saat muncul pemenang 1, pihak rsud (dr. Wahyu) sebagai ketua menginfokan kepada pemenang ke 2 agar mengirimkan surat permohonan pengunduran diri yang dasarnya dimenangkan oleh pt. Inti,” ujarnya.

Ediansyah mengatakan, jika pemenang ke 2 juga mengundurkan diri / gugur maka dilakukan lelang ulang. “Maka kami menduga kuat mereka diduga menunggu surat pengunduran diri dari yang ke 2 sambil mempersiapkan perusahaan diduga “titipan” yang akan dimajukan dan jika itu sudah tercapai maka akan dilakukan lelang ulang, yang akhirnya titipan inilah yang naik,” jelas Ediansyah.