Ustadz. Aep Saepudin: Muhammadiyah adalah Gerakan Dakwah, Kolektif Kolegial

Fokus Jabar Sosial

Pewarta : AS

KAB.GARUT. FOKUSPRIANGAN.ID – Salahsatu program rutin pengajian di PCM Cibatu adalah pendalaman materi tentang kemuhammadiyahan yang di isi oleh para Mubaligh lokal dari PCM Cibatu.

Seperti Pengajian yang di gelar pada hari Minggu, (4/06/2023) di Masjid Jami Cipancur, RW. 07 Desa Cibunar Kec. Cibatu Kab. Garut yang di isi oleh Ustadz. Roni Thabroni, S.Sos dan Ustadz. Aep Saepudin, S.Ag.

Dalam Thausiyahnya Ustadz. Roni Thabroni menjelaskan tentang kewajiban bagi kaum pria untuk melaksanakan shalat fardhu dilakukan di Masjid secara berjema’ah dan awal waktu, jangan sekali-kali tanpa adanya udzur yang jelas untuk melakukan shalat fardhu di rumah, karena ada sahabat Nabi Muhammad SAW yang dalam keadaan Buta untuk meminta keringanan agar bisa melaksanakan shalat fardhu di rumah, ketika di tanya apakah terdengar suara adzan dari Masjid sekitar rumahnya, di jawab, terdengar, maka di katakannya, Wajib hukumnya untuk melakukan shalat fardhu di Masjid.”Ungkapnya.

“Untuk itu ajak Ustadz. Roni Thabroni mari kita jaga dan pelihara shalat kita agar di lakukan di Masjid dan secara berjama’ah, kalau bapak-bapak shalatnya di rumah, suruh saja pake mukena.” Celotehnya penuh canda tawa.

Sementara Ustadz. Aep Saepudin, S.Ag menjelaskan tentang macam-macam Permusyawahan di Muhammadiyah seperti Muktamar yang di gelar oleh PP Muhammadiyah setiap lima tahun sekali, kemudian di susul dengan Musyawarah Wilayah yang di gelar oleh Pengurus Muhammadiyah tingkat Provinsi, lalu Musyawarah Daerah yang di lakukan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten/Kota, serta Musycab yang WAJIB dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang Muhammdiyah di tingkat Kecamatan, juga Musyran yang harus di gelar oleh Pengurus Muhammadiyah tingkat Desa/Kelurahan.” Ungkapnya.

Selanjutnya di utarakan Ustadz. Aep Saepudin yang menjadi tenaga pendidik di SMP/SMA Almadinah Cibatu, Alhamdulilah hasil Musyda ke 14 PDM Garu yang dipusatkan kegiatannya di PCM Wanaraja (SMAM Wanaraja) bisa di gelar secara sukses, meriah khidmat dan membuming, luar biasa pada acara pembukaannya di hadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan dari unsur Forkopimda Kabupaten Garut dan telah menetapkan dr. Agus Rahmat Nugraha sebagai Ketua PDM Garut Periode 2022 – 2027 dan untuk posisi sekertaris di percayakan kepada Deden Wahyudin, M.Pd.” Tuturnya.

Maka untuk pelaksanaan Musycab PCM Cibatu nanti juga harus Sukses, Khidmat dan Meriah, kita tampilkan berbagai kreasi seni dan keterampilan siswa serta berbagai prestasi yang telah diraih oleh para siswa Perguruan Almadinah Cibatu.”Katanya.

Lebih lanjut di jelaskan Aep yang juga menjabat sebagai Ketua MPC FAHMI TAMAMI Kab. Garut, “Mengenai aturan main dalam soal kepemimpinan di Muhammadiyah tidak ada mendominasi dari seorang Ketua, tapi sifatnya adalah kolektif kolegial, semua unsur pimpinan mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sama dalam menjalankan roda organisasi Muhammadiyah sesuai AD/ART, maka harus dijalin komunikasi yang intens antara pengurus PCM dengan Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah karena kehadiran/keberadaan AUM tersebut merupakan Asset dari Pergerakan Muhammadiyah sebagai organisasi gerakan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar menuju ridho Allah SWT.” Pungkasnya.