Ketum IWO Indonesia Sangat Menyesalkan Pernyataan Ketum PWI Pusat Soal UKW

Nasional Sosial

Pewarta: Hanafi

MURATARA. FOKUSPRIANGAN.ID – Pernyataan Ketua Umum PWI pusat saat menyampaikan sambutannya dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional ( HPN ) tingkat Jawa Barat di Street Carnival Galuh Mas Karawang, Sabtu (20/5/23). Ketum IWO Indonesia, sangat menyesalkan pernyataan yang disampaikan Ketum PWi Pusat.

Hal tersebut disampaikan Sekjen IWOI Kabupaten Muratara Evi Erlangga, Minggu, (21/05/23).

“Ketum PWI Pusat dalam sambutannya menyatakan, ada baik misalnya seorang Jurnalis dimanapun ia bertugas entah sebagai Wartawan Media online, Cetak ataupun Electronic sesungguhnya UKW harus di ikuti.

Namun menurut Evi, disisi Lain itu Bukan undang undang Pers, tetapi peraturan Dewan Pers, kan ada perbedaannya mana yang harus dan mana yang tidak. “Semoga Kedepan Tahap demi tahap setiap jurnalis dapat mengikuti Sehingga suara Sumbang seperti yang di sampaikan oleh Ketum PWI Pusat di Jawa Barat itu,” katanya.

Sehingga ucap Evi, tidak lagi terjadi sehingga tidak menciptakan para Wartawan terkotak kotak karena ada yang sudah Mengikuti UKW dan mendapat Sertifikasi dan ada yang belum sama sekali. “Tidak ada bedanya antara yang sudah bersertifikat UKW maupun yang belum memiliki sertifikat UKW tetap semuanya Wartawan, Landasan Dasarnya adalah, UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik,
” terang Evi.

Evi mengatakan dirinya yakin Ketua Umum DPP IWO Indonesia, pasti sudah menjadi programnya. “Percayalah segala sesuatu yang menyangkut legalitas (legal formal) setiap awak media di lapangan itu sudah menjadi Bagian dari program DPP IWO Indonesia NR Incang Rahardian. SH,” tandasnya.