Stunting di Kota Sukabumi Menjadi Sorotan Ketua DPR RI Puan Maharani

FOKUS SUKABUMI Pemerintahan Sosial

Teks Photo : Puan Maharani Saat Memberikan Pemaparan Di Gedung Harsa Mota Sukabumi

Pewarta : Eka Lesmana

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri kegiatan yang bertajuk ‘Perempuan Sukabumi Melawan Stunting’ di Gedung Harsa, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (20/05/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani menjelaskan pentingnya menjaga nutrisi bagi ibu dan bayi agar mencegah terjadinya stunting pada anak.

Perempuan yang menjabat ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Periode 2019-2024 itu mengatakan, persoalan stunting merupakan tanggung jawab semua unsur bukan hanya pemerintah pusat dan daerah saja.

Pertama yang harus kita lakukan bagaimana kita harus gotong royong bukan hanya pemerintah daerah tapi juga pemerintah pusat untuk menuntaskan masalah masalah stunting ini,” kata Puan Maharani di Kota Sukabumi, Sabtu 20 Mei 2023.

Dengan bergotong royong dalam penanganan stunting, Puan menjelaskan pemenuhan kebutuhan gizi akan bisa teratasi, terutama pada ibu hamil dan anak ketika sudah lahir.

“Karena 10 hari pertama sampai kelahiran anak itu 1000 hari pertama sejak ibu mengandung sampai melahirkan itu kurang asupan dari gizi gizinya itu apa protein, jadi memang sebenarnya akan lebih mudah apabila itu dilakukan secara gotong royong bagaimana pemberian telur untuk ibu hamil, sebelum hamil, saat hamil sampai kemudian saat ibu menyusui karena memang anak itu supaya tidak stunting harus diberikan itu,” ungkapnya.

Pihak DPR akan mendorong pemerintah daerah dan kementerian serta lembaga untuk melaksanakan penuntasan stunting secara optimal.

“Semua kementerian lembaga itu harusnya sudah diatur untuk bisa bekerja bersama sama bagaimana kemudian sesuai dengan petanya masing masing di setiap wilayah dan daerah untuk memprioritaskan wilayah mana dahulu yang kemudian harus diselesaikan atau dituntaskan masalah stuntingnya,” ujarnya.

Makanya saya juga berharap kepedulian dan rasa perduli dari semua kepala daerah yang ada di seluruh Indonesia untuk perduli dalam menuntaskan stunting di setiap daerahnya karena tanpa dukungan dari forkopimda di setiap daerah saya ga merasa yakin bahwa walaupun kementerian lembaga di pusat itu turun nantinya bisa menuntaskan hal tersebut,” ucapnya.

Dalam hal ini, DPR RI juga mendorong dalam anggaran untuk menuntaskan kasus stunting yang ada di daerah daerah.

“Anggarannya kan dari DPR kemudian kita salurkan melalui kementerian lembaga jadi memang itu yang sesuai dengan fungsi pengawasannya nantinya DPR RI akan melihat ke daerah daerah apakah itu sudah dilakukan atau belum,” tandasnya.

Puan Maharani berharap, target Indonesia emas 2045 bisa tercapai dengan dimulai dari penanganan kasus stunting yang ada di daerah.

Harusnya kan Indonesia emas itu udah tidak ada stunting tapi ya kita lihat yang penting sekarang kita kerja dulu,” kata Puan Maharani di Kota Sukabumi.