Pengembangan Wilayah Garut Utara, Industrialisasi Salah Satu Alternatif

Ekonomi dan Bisnis Fokus Jabar Sosial

Oleh : H. Uus Sumirat, SH

Sebuah perusahaan industri alas kaki dan sepatu olahraga, yaitu PT. Silver Skyline Indonesia, di kabarkan akan berproduksi di Kabupaten Garut, tepatnya di Kp. Congkang Desa Sinddangsuka Kecamatan Cibatu.

Dalam hall ini, Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya Bapak Bupati, H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP beserta Dinas/Instansi terkait, telah mengambil kebijakan yang sangat tepat untuk kemajuan dan pengembangan wilayah Garut Utara. Semoga ini semakin memperderas mengalirnya arus investasi ke Kabupaten Garut, khususnya Garut Utara.
Untuk itu kita patut mengacungi jempol. Salut !

Menarik bahwa Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut berencana mencetak tenaga kerja yang diperlukan oleh pihak PT. Silver Skyline Indonesia tersebut. Hal ini menjadi bukti langkah pro aktif Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dalam memanfaatkan kesempatan yang terbuka dari sebuah investasi di Kabupaten Garut bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurut manajemen PT. Silver Skyline Indonesia nantinya industri yang berlokasi di Kecamatan Cibatu tersebut akan mampu menyerap 5.000 hingga 6.000 tenaga kerja, dan akan diprioritaskan untuk warga setempat. Bisa dibayangkan bagaimana ramai dan bergeloranya kehidupan ekonomi di Kecamatan Cibatu jika pabrik ini sudah beroperasi. Sungguh Luar biasa banyak manfaat yang akan di dapatkan oleh warga masyarakat Kabupaten Garut, wabil khususnya bagi masyarakat setempat sekitar Pabrik.

Kita harus sambut baik investasi seperti ini, khususnya di wilayah Garut Utara yang sebagian besar wilayahnya merupakan daerah tadah hujan demi kebaikan, kesejahteraan, kemajuan dan pengembangan wilayah Garut Utara. Yakinlah dengan adanya investasi seperti ini akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, seperti membuka lapangan kerja sehingga bisa mengurangi pengangguran bahkan mungkin ke depannya bisa menghapus angka pengangguran, menggerakan roda kehidupan ekonomi karena akan berpengaruh kepada tumbuh kembangnya kegiatan ekonomi masyarakat sekitar, peningkatan pendapatan daerah karena masuknya tambahan Pajak dan atau retribusi ke kas Daerah seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas keberadaan pabrik, berkembangnya dunia usaha lainnya, khususnya UMKM seperti Kulliner, Properti bahkan Pariwisata dan kegiatan penunjang lainnya.

Demikian wilayah Garut Utara, yang selama ini ada rumor dikeluhkan oleh pihak tertentu minim pembangunan, akan semakin berkembang dan terus berkembang membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Bahwa dari suatu kegiatan Industri ada dampak negatif, memang tidak bisa dipungkiri. Tapi itulah yang harus bersama-sama kita pikirkan dan pecahkan bersama dengan pihak investor (perusahaan) untuk dicarikan solusinya, Bukan industrinya yang ditentang, tapi dampak negatif itu yang harus dikaji bersama agar bisa diminimalisir atau malah dihilangkan.

Dan itu semua merupakan tanggung jawab kita bersama, jika kita ingin maju.
Misalnya untuk masalah pencemaran lingkungan yang selama ini banyak dikhawatirkan sementara pihak, kita bisa meminta agar pihak investor (perusahaan) membuat Unit Pengolahan Limbah yang memenuhi syarat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar.

Tentu Pemda Kabupaten Garut sendiri sudah mengantisipasinya dengan meminta kepada pihak investor untuk menerapkan metode, sistem atau konsep penanganan yang baik guna mengatasi kemungkinan timbulnya potensi-potensi dampak negatif dari keberadaan pabrik.

Kalaupun dampak negatif belum terpupuskan, minimal kita hitung bersama apa mudharat dan manfaatnya. Jika manfaatnya terasa lebih besar, Kita harus mendukung kegiatan Industri yang akan mempunyai dampak positif bagi masyarakat. Sambil jalan, kita evaluasi bersama sampai sejauh mana efektifitas penanganan dampak negatif yang selama ini dikhawatirkan.

Stop ! Jangan ada lagi polemik penolakan industri di Garut Utara. Nyatanya selama ini tidak atau belum ada solusi pasti yang bisa dibuktikan bagi kemajuan Garut Utara selain industrialisasi. Lebih jauh, Jika kita berkaca kepada negara-negara maju, mereka bisa sampai kepada kondisi seperti hari ini karena mereka menerapkan kebijakan industrialisasi. Inilah Salah satu solusi nyata yang akan berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Garut, khususnya Garut Utara, wabil khusus kecamatan Cibatu. Tentu akan Indah jika bidang pertanian pun bisa kita pertahankan dan tingkatkan, berdampingan dengan kebijakan industrialisasi yang ramah lingkungan.

Hemat saya, selama Kita tidak atau belum bisa berbuat untuk memajukan daerah Kita, mengapa tidak kita dukung mereka yang mau dan sudah mampu berbuat itu sepanjang tidak merugikan kepentingan masyarakat bahkan sebaliknya memberikan manfaat bagi masyarakat banyak.

Semoga Allah SWT memudahkan dan melancarkan setiap niat dan usaha yang baik ini. Aamiin.

Garut, 20 Mei 2023