Halal Bi Halal di Dadaha Diduga Tidak Koordinasi, Pengecoran Pesantren Mujahidin Tersendat

Fokus Kota Tasik Sosial

Pewarta: H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Kegiatan Halal Bi Halal Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Pemerintah Kota Tasikmalaya Tahun 1444 H atau tahun 2023 yang digelar di Stadion Wiradadaha pada hari Rabu (03/05/23) ternyata mendapat protes dari pimpinan Pondok Pesantren Mujahidin Dadaha, pasalnya dengan adanya kegiatan halal bi halal tersebut kegiatan pengecoran Pesantren yang telah direncanakan terpaksa tersendat atau terhalangi.

Pimpinan Pondok Pesantren Mujahidin yang juga sebagai Ketua Forum Pondok Pesantren Priangan Timur KH Yusuf Roni Romdoni saat ditemui mengatakan kegiatan halal bi halal Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, pihaknya merasa tidak ada pemberitahuan dari pihak panitia kegiatan, padahal lokasi Pondok Pesantren tidak berjauhan dengan stadion Wiradadaha.

Karena tidak tahu ada acara halal bi halal kami punya rencana ingin mengecor dengan mendatangkan mobil jayamix. Yang mengakibatkan saat akan masuk ke Pondok Pesantren tidak di perbolehkan karena, ada acara halal bi halal.

Ini kan Kota Santri Kota Religi jadi bertata krama lah, beradab lah, sowan lah, silaturahim lah, apalagi acara yg digelar itu kan halal bi halal. Tidak tahu tata krama dan tidak tahu kesopanan, tidak tahu bermasyarakat. Kegiatan halal bi halal ini menghalangi proses pembangunan Pondok Pesantren, karena saya tidak tahu ada kegiatan ini. Kalau tahu kan kegiatan pengecoran ini bisa di undur. Ini tidak ada informasi sama sekali, ” tandasnya.