Pj Wali Kota Hadiri, Safari Ramadhan di Masjid Aisyah Kota Tasikmalaya

Fokus Kota Tasik Pemerintahan

Pewarta : H Amir

KOTA TASIK, FOKUSPRIANGAN.ID – Penjabat Wali Kota Tasikmalaya, Dr Cheka Virgowansyah, S.STP., ME untuk kesekian kalinya menghadiri kegiatan Safari Ramadhan, untuk Hari Kamis (13/04/23) kegiatan Safari Ramadhan ini digelar di Masjid Aisyah Jalan Ir H Djusnda Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya.

Penjabat Wali Kota Tasikmalaya Dr Cheka Virgowansyah, S.STP., ME mengatakan Kegiatan safari ramadhan yang pada hari ini dilaksanakan merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, selain sebagai sarana bersilahturahmi, kegiatan ini juga sebagai sarana untuk memperkenalkan sekaligus mendekatkan para pejabat khususnya para kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya (memperkenalkan sekaligus
menginformasikan tugas pokok dan fungsi tiap-tiap dinas).

Harapan melalui kegiatan safari Ramadhan ini dapat membuka jalan komunikasi antara pemerintah, ulama, organisasi keagamaan dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun sinergitas dan kolaborasi dalam melaksanakan pembangunan di wilayah Kota Tasikmalaya.

Alhamdullah kita perlu koordinasi. Seluruh program Pemerintah itu perlu di support dari elemen masyarakat, termasuk juga Persis.

Kalau semua bergerak maka semua yang berat akan menjadi ringan, yang kecil bisa kita selesaikan.

Harapannya tidak hanya slogan, kolaborasi itu mudah diucapkan tapi susah untuk di implementasikan. Oleh karena itu sekecil apa pun peran itu sangat berarti. Jadi kalau mau bantu bisa bantu. Saya berharap dari seluruh elemen bisa melaksanakan event itu sekecil apa pun tapi yang jelas riil.

Ada beberapa permasalahan yang
dihadapi Pemerintah Kota Tasikmalaya diantaranya: Persoalan pelanggaran terhadap perda nomor 7 tahun 2014 tentang tata nilai kehidupan masyarakat yang religius di Kota Tasikmalaya. (dimana) di kota Tasik ini masih ditemukannya peredaran minuman keras, praktek- praktek prostitusi online, maraknya geng motor dan kegiatan lain yang cenderung merusak tatanan kehidupan masyarakat).

“Penanggulangan kemiskinan (12,72%), Kota Tasikmalaya merupakan wilayah termiskin ke-3 terbawah di wilayah Provinsi Jawa Barat (padu padan data bersama BPS guna menghadirkan data yang akurat by name by addres sehingga kebijakan yang diambil tepat sasaran,”paparnya.