Ustadz. Ahab Sihabudin: Kepemimpinan Bagian Hak Dari Seorang Mukmin

Fokus Jabar Sosial

Pewarta : Aep Saepudin

KAB.GARUT. FOKUSPRIANGAN.ID – Salahsatu Program FAHMI TAMAMI di bulan suci Ramadhan adalah KIRAB (Kajian Islam Ramadhan Berkah), untuk edisi ketiga di isi oleh Ustadz. Ahab Suhabudin, SHi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang di gelar di Masjid Daarut Taubah Fastabiqul Khairat pada hari Minggu (09/04/2023).

Dalam thausiyahnya Ustadz. Ahab Sihabudin mengatakan bahwa Allah telah menciptakan 3 makhluk di alam jagat raya yaitu :
1. Malaikat yang senantiasa taat kepada Allah SWT dan Malaikat tidak di berikan reward/bonus

2. Jin yaitu Makhluk Ciptaan Allah yang senantiasa menyembah Allah dan akan di berikan balasan dengan tidak di masukan ke dalam Neraka.

Sedangkan Surga di peruntukan untuk manusia yang beriman dan yang selalu beramal shaleh. Sementara Beribadahnya Jin sebagai pengakuan kepada Allah, Dan Allah akan merasa bahagia ketika makhluknya ikut bahagia. Ucapnya.

3. Menciptakan Manusia yang bertugas menjadi pemimpin di muka bumi dan sebagai bentuk pelantikan kepada Adam menjadi Pemimpin di muka bumi, maka seluruh makhluk hidup untuk bersyujud kepada Adam.

Pemimpin itu pada esensialnya selalu mendekati kepada sifat-sifat Allah, Akhirnya semua Malaikat tunduk dan patuh kepada perintah Allah, dimana Malaikat tersebut diberikan tugas untuk melayani manusia, seperti Jibril untuk menyampaikan wahyu kepada manusia, mikail untuk memberikan rezekinya bagi manusia, roqib dan atid yang di tugaskan mencatat amal kebaikan dan keburukan dari manusia. Cetusnya.

Selanjutnya di tururkan Ustadz. Ahab Sihabudin yang juga mantan Ketua DPD PKS Kab. Garut, menjelaskan tentang kandungan Surat Fathir ayat 11, yang mempunyai makna bahwa Barang siapa yang menolak untuk menjadi pemimpin maka dia termasuk kepada golongan orang yang kafir kepada Allah. Ujarnya Tegas.

“Allah SWT menciptakan Surga pun di berikan kepada manusia sebagai pemimpin di muka bumi. Maka Kepemimpinan itu sebenarnya menjadi bagian hak dari orang mukmin.” Tandasnya.

Dunia ini akan di wariskan kepada orang -orang yang shaleh, sedangkan keshalehan itu ada kalau ada pondasi keimanan.”Katanya.

Hati seorang mukmin akan di jaga oleh malaikat dan ketika mendapat kesulitan maka mintalah kepada Allah berdasarkan hati nurani sendiri dan Ibadah yang paling berat adalah tahajud dan shaum, jadi ibadah yang terberat adalah menjadi seorang pemimpin.”Ungkapnya.

Diakhir Ceramahnya Ustadz. Ahab Sihabudin menguraikan bahwa Ibadah itu adalah energi positif buat para pemimpin, maka sering-sering lah beribadah kepada Allah SWT.”Paparnya.

“Janji Allah akan memberikan derajat kepada orang -orang yang senantiasa beribadah dan tidak pernah meninggalkan shalat qiyamul lail/tahajud.”Tutupnya.