Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi Tanggapi Pembacokan Pelajar SD yang Dilakukan Pelajar SMP di Palabuhanratu

FOKUS SUKABUMI Sosial

Pewarta:Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Peristiwa pembacokan pelajar kelas 6 SD yang mengakibatkan korban RM (12) harus meregang nyawa di rumah sakit, pada Sabtu (4/3/23).

Hal tersebut dilakukan oleh Pelajar SMP di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, banyak mendapatkan Sorotan dari berbagai pihak.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Sukabumi dari Dapil I  H.Badri Suhendi sekaligus sebagai ketua flFraksi Demokrat  mengecam keras atas tindakan brutal yang dilakukan para pelaku.

Badri Suhendi yang di temui di kediamannya di kawasan Perumahan Pasir Bandera Desa Cikakak kecamatan Cikakak, Minggu,(5/3/23), “Saya sangat prihatin sekali dengan kejadian tersebut, Saya juga mengecam keras terhadap Pelaku pembacokan. Atas kejadian itu kita perlu sikapi bersama mulai dari orang tua , guru, pihak sekolah dan dinas yang terkait supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini di kemudian hari,” kata Badri kepada wartawan.

Ia juga meminta kepada para orang tua agar lebih memperketat lagi pergulan dari anak anaknya dan bisa membatasi legiatan anak di luar sekolah dan di luar rumah yang luput darinperhatian.
“Kemudian selain dari pengawasan dari orang tua, pihak sekolah juga harus bisa lebih ketat lagi dalam pengawasan kegiatan murid murid nya, serta harus pengawasan dari pihak yang berwajib seperti Satpol PP dan dari kepolisian perlu di tingkatkan lagi pengawasan dan pembinaan nya terutama rutinitas Patroli lebih di tingkatkan lagi serta pembinaan terhadap sekolah sekolah,” paparnya.

Grafik dari kenakalan Remaja dan kekerasan yang di lakukan oleh pelajar kian hari kian meningkat, mulai dari perkelahian dan tawuran sesama pelajar sampai yang lebih fatal seperti lejadian kemarin itu, dari itu semua kita harus memikirkan lagi cara yang efektif dan tepat guna menanganinya.

Menurutnya, perlu kerjasama dari semua unsur yang ada mulai dari peranan orang tua, guru di sekolah, dinas pendidikan pihak dari keamanan serta pemerintah daerah. “Tak lupa Kepada keluarga Korban saya ikut bela sungkawa dan prihatin yang mendalam atas kejadian itu,semoga keluarga di beri ketabahan,” tandas Badri.