DPO Dugaan Korupsi Penanganan Kawasan Kumuh Kota Sukabumi Berhasil Ditangkap

0

Pewrta : Eka Lesmana

SUKABUMI. FOKUSPRIANGAN.ID – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejagung berhasil menangkap DPO dugaan terpidana korupsi program Penanganan Kawasan Pemukiman Kumuh 2016-2017- 2018 di Kelurahan Sukakarya, Warudoyong, Kota Sukabumi berinisial AS (29).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terpidanan tersebut berhasil ditangkap oleh tim tabur kejaksaan agung pada hari Kamis 12 Januari 2023 Pukul 17.00 WIB di Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan, setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejati Jawa Barat.

Usai Ditangkap, dia kemudian dititipkan sementara oleh Tim Tabur Kejagung RI di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Hingga pada hari Jumat 13 Januari 2023 pukul 00.00 WIB, terpidana dijemput oleh Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi.

Dikutip dari akun instagram resmi @kejarikotasukabumi, penjemputan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Setiyowati didampingi Kepala Seksi Intelijen David Razi, Plh. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Ellyas Mozart Z.Situmorang, Kasubagbin M. Ichsan, dan Jaksa Eksekutor. dan selanjutnya di eksekusi ke Lapas kelas II B Sukabumi  Nyomplong.

Agung Sulaksana bin (Alm) Sukandar telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah turut serta melakukan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan Dana Bantuan Pemerintah Pada Program Kerja Kegiatan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan/ NUSSP 2 Skala Lingkungan di Kelurahan Sukakarya Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2016,2017,2018 yang bersumber dari pinjaman Asian Development Bank (ADB) melalui Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang dilakukan secara bersama-sama.

Hal tersebut sesuai berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1548 K/Pid.Sus/2021 tanggal 25 Mei 2021 dengan amar :

– Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 4 tahun dan denda sebesar Rp. 200.000.000 subsidair 6 bulan kurungan

Membebankan kepada terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp.144.183.106,19 yang dikompensasikan dengan uang sebesar Rp.50.000.000,- yang dititipkan terdakwa kepada Penuntut Umum sehingga sisa uang pengganti sebesar Rp.94.183.106,19 yang apabila tidak dibayar diganti pidana penjara selama 3 bulan.

Baca Juga  Wujud Sosial di Bulan Ramadhan, Ormas Gibas Sektor Cibeureum Bagikan Takjil dan Santunan

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi.