Inilah Cara KH Buya Cep Jamhur Fahrurrozi Tebar Syiar Islam di Tengah Virus Covid-19

Fokus Jakarta Sosial

Reporter: Nur Azizah

JAKARTA.FOKUSPRIANGAN.ID – Adanya larangan melaksanakan aktivitas yang melibatkan banyak orang selama pandemi virus corona, tak menghalangi KH Buya Cep Jamhur Fahrurrozi untuk terus berdakwah. Dia memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi, dengan menggelar pengajian secara online.

KH Buya Cep Jamhur Fahrurrozi, menggelar pengajian di majelisnya, di kediamannya di Komplek Taman Asri Blok i 4 nomer 10 kel Gaga Kec.Larangan. Ciledug.

Sebelum virus corona mewabah, pengajian yang dia pimpinnya selalu diikuti puluhan hingga ratusan jemaah. Namun, setelah pandemi datang pria yang akrab disapa Buya ini memilih untuk menghentikan aktivitas di majelis.

“Sekarang pengajian lewat online saja. Karena untuk menghindari penularan Covid-19,” ucapnya kepada fokuspriangan.id, Kamis (28/05/20).

“Tujuannya mengadakan pengajian ini adalah Mengaji jangan sampe kita berhenti walau badai didepan kita
Karena mengaji itu wajib dari semenjak lahir sampe liang lahat menurut hadist Rosul.

ุงูุทู’ู„ูุจููˆุง ุงู„ุนูู„ู’ู…ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู…ูŽู‡ู’ุฏู ุฅูู„ู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽุญู’ุฏู

Artinya : โ€œTuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang lahatโ€ Sistem mengaji gak perlu harus kita berkumpul. dijaman Iptek seperti ini Kita memanfaatkan untuk tidak berhenti mengaji. Kata hadist “Hiduplah kamu dijaman kau pijak.” Jadi disini apa yang kita bisa diperbuat untuk selalu mengaji dan mengaji dengan cara apapun.
..
Pengajian online ini, menurut Ia, berada di rumah untuk Jamaahnya ya pada di rumah masing masing. Ada juga yang Dipesantren. Di mushola Dan Alhamdulillah selama Romadhon kemaren kita bikin pengajian online dari MAYbank,”katanya.

“Ngaji online ini kita Memakai tekhnologi zoom, kalau waktu tahun tahun lalu biasa di bulan Romadhon kita bikin pesantren kilat dipondok Pesantren Annur tepatnya di Sukagalih Bandung nah disitu, saya sebagai pengasuh, jadi dipesantren kilat itu 10 hari menamatkan 1 kitab kecil, walupun sekarang PSBB, kita jadi tidak ada kata mundur untuk tidak mengaji,”ujarnya.

“Alhamdulillah ngaji online ini banyk yang mengikuti ada seperti dari Solo, Jakarta, Tanggerang dan dari luar kota seluruh Indonesia, Alhamdulilah para Santri sangat setia ikut pengajian online ini,”ungkapnya.

Harapannya, semoga dengan mengaji melalaui oline ini tidak mengurangi semangat untuk mencari ilmu akan tetapi malah jadi semangat,”pungkasnya.

Editor: Andi