Pemkot Sukabumi Mulai Lakukan Pengendoran PSBB

FOKUS SUKABUMI Sosial

Reporter: Rusdi

SUKABUMI.FOKUSPRIANGAN.ID – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, hasil evaluasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebutkan bahwa Kota Sukabumi dinilai berhasil dalam menurunkan kurva penyebaran virus corona. Sebelumnya Kota Sukabumi berwarna kuning level 2 menjadi level 2 warna biru.

Pemkot Sukabumi mulai melakukan pelonggaran terhadap kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari ini, Rabu (20/5/2020). Hal ini menyusul berakhirnya masa PSBB kemarin, tanggal 19 Mei 2020. “Kami berharap semoga Kota Sukabumi outbreaknya sudah selesai, masa puncaknya sudah selesai, sekarang yang terjadi masa melandainya. Mudah-mudahan demikian. Tetapi tidak bisa dipungkiri kita juga tidak boleh lengah dengan hasil evaluasi tersebut,” kata Fahmi kepada wartawan.

Dia juga meminta kepada warga Kota Sukabumi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari segala bentuk penularan wabah. Seperti wajib masker, physical distancing dan disiplin dalam menjalankan pola hidup bersih dan sehat . “Jangan euforia, jangan terlalu cepat merasa semuanya sudah selesai, terlebih lagi ngeri kalau melihat sekarang di berbagai pusat perbelanjaan seolah olah tidak ada covid, seolah seolah normal seperti biasa,” katanya.

Pelonggaran juga untuk angkutan umum dan khusus ojol (ojek online) sudah diperbolehkan menarik penumpang. Namun angkot tetap diminta untuk mengurangi kepada penumpang. Kendati telah memberlakukan pengetatan, namun Fahmi mengatakan bahwa perekonomian harus tetap berjalan. Mengenai sebagian Jalan Ahmad Yani dan Harun Kabir serta Ciwangi, masih akan ditutup sebagian untuk semua kendaraan, jam operasional perniagaan non pangan hingga pukul 4 sore. “Untuk Salat Idulfitri, direncanakan akan dilaksanakan di Lapang Merdeka. Namun masyarakat tetap diimbau untuk melaksanakan Salat Ied di rumah masing-masing demi keamanan,” katanya.