Pemdes Sindangraja Gelar Sosialisasi Dan Pembentukan RT Siaga

Fokus Kab Tasik Pemerintahan Sosial

Reporter: Anton

FOKUS KAB TASIK. (Fp) – Pemerintah Desa Sindangraja, Kecamatan Jamanis, mengadakan sosialisasi dan pembentukan RT Siaga dalam rangka pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid 19), bertempat di gedung olahraga Desa Sindangraja, kecamatan Jamanis, kabupaten Tasikmalaya, Sabtu ( 02/05/20).

Dalam acara turut di hadiri Camat Jamanis, kepala Desa Sindangraja, serta para RT dan RW.

Sofyan Hadianur kepala Desa Sindangraja, mengatakan pada hari ini kami melaksanakan sosialisasi dan pembentukan RT siaga, acara ini merupakan tindaklanjut dari intruksi Bupati Tasikmalaya yang di sampaikan lagi oleh pihak kecamatan Jamanis. Dalam acara hari ini belum selesai dalam membentuk RT siaga, karena kami masih melakukan pendataan untuk anggota di masing -masing RT nya, nanti ketika sudah terbentuk Rt siaga di harapkan penanganannya untuk lebih serius lagi dan waspada terhadap pencegahan penyebaran virus corona (covid 19) di Desa Sindangraja,”ucapnya.

Sementara Winardi Hidayat ,S.Ip, M.Si, Camat Jamanis, menambahkan saya menghadiri acara pembentukan RT siaga di Desa sindangraja, dalam rangka menindaklajuti intruksi Bupati Tasikmalaya yang sudah di sosialisasikan ke tiap- tiap kecamatan,”katanya.

Pembentukan RT siaga ini sangat dan akan menguntungkan semua pihak terutama dalam hal pencegahan di wilayah ke RT an dan menjadi informasi data yang objektif bagi pemangku kebijakan dalam menganalisis penentuan kebijakannya dalam hal kondisi pandemik covid 19. RT siaga akan menjadi garda terdepan untuk pengawasan, pemantauan, edukasi warga dan pendataan sehingga pencegahan penyebaran dapat di antisipasi se dini mungkin,” terangnya.

Masih menurut Winardi Hidayat, apalagi dengan RT siaga ini sekarang RT akan di bantu oleh angota nya sesuai tupoksi bidangnya masing-masing, artinya RT tadak bekerja sendirian, Karena dalam struktur RT siaga RT sebagai koordinator di bantu oleh beberapa anggotanya.

“Saya sampaikan kepada kepala Desa dan para RT/ RW, apabila RT siaga ini optimal dalam kinerjanya, maka tidak perlu ada posko -posko penjagaan untuk menghadang orang yang datang dari luar kota. Karena itu akan beresiko dan perlu anggaran tidak sedikit. Dari pada membuat posko jaga lebih baik kepala desa memberikan operasional bagi RT Siaga, sehingga RT siaga benar -benar menjadi garda terdepan dan tentunya akan efektif dan efisien dalam hal apapun termasuk dalam biaya,” katanya.

Lanjut Winardi Alhamdulillah para RT sangat antusias dengan adanya RT siaga ini, karena secara legal formal nya RT siaga ini akan di bentuk melalui SK Kepala Desa. Mudah mudah ini akan menjadi bentuk pengakuan dan penghargaan atas kinerja para RT selama ini sebagai garda terdepan dalam mengantisipasi atau pencegahan penyebaran virus corona di wilayah ke RT an masing masing,”pungkasnya.