UPK DAPM Kec.Sukahening Gelar Rakor Guna Bahas Perkembangan Simpan Pinjam Perempuan

Fokus Kab Tasik Pemerintahan Sosial

FOKUS KAB TASIK. (Fp) – Dewan Pengurus Perkumpulan (DPP), Unit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK DAPM) Kecamatan Sukahening, melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor), rutinan setiap dua bulan dalam rangka bersilaturahmi antar anggota dan para pengurus yang bertempat di Desa Kudadepa, Sabtu (04/04/20).

Dalam kesempatan itu hadir Camat Sukahening Aa Khoerudin S.IP, Kepala UPK DAPM Kecamatan Sukahening Yandi Suryandi beserta jajaranya, Dewan Pengurus Perkumpulan (DPP) UPK DAPM Kecamatan Sukahening Endang Sambas, Ketua DPK APDESI Kecamatan Sukahening Anton Raksadiwangsa dan Kepala desa se-wilayah Kecamatan Sukahening atau yang mewakilinya.

Endang Sambas ketua DPP UPK DAPM Kecamatan Sukahening, mengatakan kegiatan rakor ini inti nya dalam rangka rapat koordinasi (Rakor) rutin setiap dua bulan sekali, dalam membahas perkembangan perjalanan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dan keuangan di UPK DAPM Kecamatan Sukahening, dan rakor ini juga sekaligus ajang silahturahmi antar anggota, pengurus
dengan para pembina,”ucapnya.

Lanjut Endang untuk kali ini beda dilaksanakannya karena dalam kodisi situasi bencana kedaruratan wabah virus corona (Covid-19).”Untuk Rakor kali ini ada beberapa hal untuk di sepakati oleh Camat dan para kepala desa, ada sedikit anggaran, untuk ikut partisifasi dalam rangka penanggulangan Covid-19 di wilayah Kec.Sukahening,”ucapnya.

Seperti yang telah kami sampaikan di depan semua yang hadir diantaranya disinfektan (tablet), dinominalkan sekitar Rp 8 Juta dan masker sebesar sekitar Rp. 2 Juta an untuk satu Kecamatan, bantuan ini pastinya tidak memadai untuk kebutuhan satu Kecamatan, anggaplah ini stimulan untuk memotivasi Pemerintah desa, Pemerintah Kecamatan dan seluruh masyarakat,”ujarnya.

“UPK DAPM Kecamatan Sukahening, peduli terhadap adanya wabah ini, mudah-mudahan ada donasi masyarakat itu sendiri untuk kepentingan masyarakat dan kami juga mendiskusikan penanggulangan untuk kedepan di kala wabah virus corona ini semakin lebih parah pastinya akan berdampak terhadap perekonomi masyarakat,”katanya.

Untuk hal yang yang kami sepakati bersama dalam rakor ini diantaranya.

1. Untuk pelaksanaan simpan pinjam berjalan seperti biasa karena bagaimana pun bagian anggota kelompok ada yang menterjemahkan waktu ada dari Peresiden RI untuk realisasi atau menunda cicilan, kami tanggapi dan telah jadi kesepakatan khusus untuk penderita / positif ada dispensasi berdasarkan hasil musyawarah pinjamanya ditunda selama 1 tahun.

2. Bagi yang terdampak tapi tidak terlalu parah ada perpanjangan masa pinjaman.

3. Selama 3 bulan hanya membayar jasanya saja setelah Juni baru seperti biasa.

4. Dana sosial yang tersisa di UPK disepakati untuk dana sosial kedaruratan yang dalam Cashflow kemarin dilaksanakan untuk santunan anak yatim piatu, ketika diperlukan untuk penanggulangan kesulitan pangan/kerawanan pangan itu bisa digunakan untuk masyarakat Kecamatan Sukahening. Pungkasnya.

Jurnalis : Anton