Konsultasi Publik Dalam Rangka Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Rencana Pembangunan Jalan Tol “GEMARLAP”

0

FOKUS KAB TASIK. (Fp) – PT.Jasamarga dan PT. Ciptabuana Khunsuliah (Cbk) menggelar Konsultasi publik dalam rangka studi analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) rencana pembangunan jalan tol ruas Gedebage Tasikmalaya Cilacap (Gemarlap). Untuk wilayah Tasikmalaya bagian timur, yang mengambil tempat di Aula kantor kecamatan Manonjaya Kab Tasikmalaya. Selasa (25/02/20).

Dalam kesempatan itu hadir perwakilan dari PT Jasamarga, Konsultan, Dinas Binamarga, Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan Kab.Tasikmalaya, Bapeda Kab.Tasikmalaya, Para Camat, Para Kepala desa, tokoh Masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Mintari Yulianingsih ST, dari Enginering perwakilan dari PT.Jasamarga, menyampaikan dalam sambutannya, ini kegiatan dalam rangka penyedian sistem transportasi yang Efisien guna menunjang pertumbuhan ekonomi wilayah, yang menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi Nasional, maka dipandang perlu pembangunan jalan Tol Alternatif yang menghubungkan semua simpul simpul Distribusi dari dan pusat pusat, kegiatan yang terdapat pada jaringan jalan Ekternal pada jalur selatan, Jawabarat, dan Jawa Tengah. Oleh karena itu, lanjut, Mintari, PT.Jasamarga sebagai pelaksana kegiatan sesuai dengan Surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,Nomor,Jl.03.04-Mn/1503 tanggal 20 Desember 2017, perihal persetujuan prakarsa pengusahaan jalan tol Gedebage Tasikmalaya Cilacap (Gemarlap), dengan ini berencana untuk melaksanakan pembangunan jalan tol ruas Gede bage Tasikmalaya Cilacap sepanjang lebih kurang 206.32.Km.yang melintasi 2 Provinsi yaitu Jawabarat dan Provinsi Jawatengah yang mana provinsi Jabar akan melintasi 135 Desa, dan 35 Kecamatan di 7 Kota/Kabupaten, Provinsi Jabar, sedangkan di provinsi Jateng akan melintasi 18 Desa, dan 4 kecamatan di kabupaten Cilacap,”ucapnya.

Sementara Camat Manonjaya Drs. Bangbang Suryana, selaku tuan rumah, mengatakan disambutannya, ucapan selamat datang datang kesegenap Rombongan Tim dari pemerintah kabupaten dan utusan dari PT dan Konsultan dan para undangan dalam rangka konsultasi publik kaitan AMDAL di kegiatan pembangunan jalan tol ruas Gedebage Tasikmalaya dan Cilacap ini, akan berdampak positif terhadap kesempatan kerja dan berusaha perekonomian lokal, serta perkembangan wilayah. Adapun, lanjutnya dampak negatifnya diperkirakan berupa perubahan fungsi lahan, gangguan lalulintas, peningkatan air larian, peningkatan kebisingan, getaran dan keresahan masyarakat, dengan pengelolaan lingkungan yang baik diharapkan dampak positif tersebut dapat dikembangkan dan dapat negatif yang ditimbulkan dapat dikendalikan,”ucap Camat.

Baca Juga  Kontingen Kab. Sukabumi Mulai Tancap Gas, di awal Perhelatan Porprov Jabar XIV, Sumbangkan Satu Medali Emas Dan Satu Perak

“Intinya,kalau ada permasalahan diselesaikanlah secara musyawarah supaya ada kesepakatan dan kondusif, jangan sampai ada asas manfaat oleh orang orang yang tidak bertanggungjawab, secara pribadi dan pemerintahan sangat setuju dan mendukung atas pembangunan ruas jalan tol, yang terpenting kondusif dan ada sinergitas pihak pengembang terhadap aparat dan masyarakat, banyak harapan, diantaranya tidak merugikan masyarakat, juga ingin ada Exit tol di Manonjaya, dan masyarakat dapat juga jadi pekerja/atau dipekerja kan,”katanya.

Camat, menambahkan, keinginan utusan dari setiap desa dan masyarakat untuk ada perhatian terhadap situs budaya atau tempat wisata desa, lahan lahan produktif yang merupakan penghasilan bagi masyarakat, dari itulah mohon diperhatikan, apabila lahan/lokasi tersebut tidak terlintasi oleh jalan tol,”ujarnya.

Akhir sambutan, Camat menegaskan didalam awal pelaksanaan, informasi publik sangat diharapkan mengenai informasi langsung dari masyarakat dan tidak sampai disini saja perwakilan dari masyarakat yang merupakan tokoh akan terus dilibatkan untuk tahap tahap selanjutnya, sebagaimana sudah dibuat jadwal pembangunan ruas jalan tol Gedebage Tasikmalaya Cilacap, dapat selesai beroperasi tahun 2024, dan yang terpenting optimalkan kajian dan telaahan dalam proses penyusunan AMDAL,nya,” Pungkas Camat.

Jurnalis : Ade Joe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here