Untuk di Otopsi Jenazah Pelajar MAN 1 Cibadak di Bawa Ke RS Polri Keramatjati

FOKUS SUKABUMI Sosial

FOKUS SUKABUMI. (Fp) – Polisi masih mendalami kasus pembacokan yang mengakibatkan pelajar kelas X MAN 1 Cibadak, Raisad Laksana P warga Kampung Cipanggulaan RT 06/02, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia.
Polisi sudah mengamankan sembilan orang pelajar dari sebuah SMA di Parungkuda.

Kapolsek Parungkuda AKP Endah Sri Wigiarti mengatakan, sembilan orang pelajar yang diamankan masih berstatus saksi. “Kita masih melidik dan mencari pelajar lain ada keterkaitan atau tidak. Kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan melakukan sidik melidik,” ujar Endah kepada wartawan, Sabtu (22/2).

Polisi pun belum bisa memastikan senjata tajam jenis apa yang menyebabkan Raisad Laksana P itu meninggal dunia. Endah menuturkan, korban mengalami luka parah di bagian punggung sebelah kiri. Namun untuk memastikan penyebab kematiannya, jenazah pelajar tersebut akan diautopsi di RS Polri Kramat Jati. “Hari ini korban akan dibawa ke RS Kramat Jati, Jakarta untuk dilakukan autopsi. Jadwalnya pukul 10.00 WIB,” tandasnya.

Jurnalis : Rusdi