Kecamatan Sukaratu Salurkan Bantuan Revitalisasi Ke 62 Posyandu Dari 8 Desa

Fokus Kab Tasik Pemerintahan Sosial

FOKUS KAB TASIK.(Fp) – Bertempat di aula kecamatan Sukaratu Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Kecamatan Sukaraja salurkan bantuan revitalisasi ke 62 posyandu dari 8 Desa se wilayah Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020) yang lalu.

Acara yang di hadiri Camat Sukaratu , sekmat, dan para Ketua posyandu .

H.Ria Supriatna .S.Sos., Camat Sukaratu kamis (09/01/20) kepada fokuspriangan di kantor nya mengatakan pemberian bantuan dana revitalisasi untuk Posyandu Tahun 2019 sudah kami berikan minggu kemarin yang diberikan kepada semua ketua posyadu di kumpulkan di aula kecamatan.

” Besaran anggaran yang di berikan satu posyandu kisaran ., untuk pokja desa kisaran Rp.1.000.00 dan pokjanal kecamatan Kisaran Rp.2.500.000,”ucapnya.

Lanjut H.Ria Supriatna mudah- mudahan bantuan ini bisa manjadi motivasi untuk posyandu lebih baik lagi karena menyangkut pelayanan kepada masyarakat terutama di bidang kesehatan.

“Utamanya target pertama posyandu balita dibawah lima tahun harus dibawa ke posyandu dan target yang paling utama adalah ibu hamil harus datang ke posyandu karena menyangkut target pemerintah tentang pemberantasan stunting, dan stunting dideteksi dari ibu yang sekarang sedang hamil tolong dicatat berapa orang ibu hamil yang datang dan dilayani di posyandu dan harus di berikan vitamin sehingga kita bisa mengurangi jumlah stunting , karna upaya kita untuk mengurangi adalah dari posyandu .kader posyandu juga diharapkan memberikan pemahaman masalah kesehatan dan memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak ada masyarakat yang BAB sembarangan / ODF.

Harapan saya kedepan 62 posyandu di Kecamatan Sukaratu, bisa lebih baik lagi dan meningkat, untuk Posyandu yang berada diwilayah kecamatan sukaratu masih ada kekurangan untuk alat ukur tinggi badan karena saat ini masih memakai meteran buat menjahit kan kurang akurat dan saya usul kan kepada dinas kesehatan agar dapat bantuan,” pungkasnya.

Jurnalis : Anton